Mahfud MD soal Konflik di Sorong: Tak Ada Motif SARA

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam Mahfud MD terima kunjungan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Foto: Humas Kemenko Polhukam
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Mahfud MD terima kunjungan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Foto: Humas Kemenko Polhukam

Menko Polhukam Mahfud MD buka suara terkait bentrokan yang terjadi di Kota Sorong, Papua Barat, yang menewaskan 17 orang akibat pembakaran. Meski banyak yang mengaitkan peristiwa itu dengan motif SARA, Mahfud memastikan tak ada SARA dalam kejadian itu.

"Tidak ada satu pun yang bermotif SARA ya. Mohon jangan di kembang-kembangkan tidak ada motif SARA," ujar Mahfud dalam pernyataannya yang ditayangkan di kanal YouTube resmi Kemenko Polhukam, Jumat (28/1).

Ia menyebut bentrokan terjadi dikarenakan adanya konflik antara kedua kubu. Akibat perselisihan yang timbul dari beda pendapat antarkeduanya, bentrokan pun pecah dan menyebabkan adanya pembakaran properti hingga jatuhnya korban jiwa.

"(Kejadian) di Papua Barat itu adalah kasus tempat hiburan orang konflik mencari hiburan di sana lalu ada perkelahian ada rumah dibakar, tempat hiburan dibakar, lalu 17 orang meninggal," ucap Mahfud.

Meski begitu, Mahfud memastikan kejadian itu kini tengah ditangani aparat berwajib dan kondisi di lingkungan tempat kejadian berangsur membaik.

"Kami bicarakan ini semua tadi yang kesimpulannya itu Alhamdulillah sekarang aman terkendali," kata Mahfud.

Sejumlah polisi berjaga di tempat hiburan malam Double O mengungsi usai bentrokan di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (25/1/2022). Foto: Olha Mulalinda/Antara Foto

Sebelumnya terjadi bentrokan di karaoke Double 0 di Sorong yang menyebabkan 18 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kepala Divisi Humas Kepolisian Indonesia Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, mengatakan, satu orang tewas akibat bentrokan dan 17 lainnya meninggal dunia akibat terbakar di dalam tempat hiburan malam tersebut.

Berdasarkan hasil olah TKP oleh Reskrim Polres Sorong Kota dan Polsek Sorong Timur, dilaporkan terdapat 17 jenazah yang ditemukan dalam keadaan hangus terbakar.