Mahyudin Tak Maju Caketum Golkar, Tegaskan Dukung Bamsoet

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin Foto: Diah Harni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin Foto: Diah Harni/kumparan

Salah satu kandidat yang ingin maju Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menyebut, ada banyak nama yang ingin maju sebagai caketum, salah satunya Mahyudin.

Kini Mahyudin menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar. Namun, Mahyudin membantah akan maju sebagai ketum, dia malah akan mendukung Bambang Soesatyo alias Bamsoet maju sebagai Ketum.

"Sebagai kader, keinginan itu ada, tapi saya kan sekarang terpilih menjadi caleg DPD RI, saya merasa kurang elok kalau mencalonkan diri menjadi ketum Golkar," kata Mahyudin kepada kumparan, Selasa (2/7).

Wakil Ketua MPR itu mengapresiasi Airlangga yang sudah banyak berbuat untuk Golkar, pun hasil pemilu, menurut Mahyudin, juga cukup memuaskan. Namun, dia mengatakan tak ada kebiasaan di Partai Golkar, Ketua Umum mengikuti pemilihan ketum hingga dua kali.

"Saya lebih mendukung Bambang untuk memimpin Golkar ke depan," kata dia.

"Saya rasa, masih banyak kader lain yang mumpuni untuk menjadi Ketum Golkar, termasuk Mas Bambang sendiri. Beliau sangat pantas dan sangat layak untuk menjadi Ketum Golkar," lanjutnya.

Mengenai persaingan Airlangga dan Bambang Soesatyo, Mahyudin mengaku belum bisa memprediksi siapa yang lebih unggul. Ia menilai keputusan mempercepat munas pun belum diambil. Sehingga ia tak ingin terburu-buru dan ingin melihat bagaimana dinamika bergulir.

"Seperti saya katakan tadi bahwa jadwal munas pun masih belum jelas. Oleh karena itu tidak elok mendukung-mendukung calon, biar bergulir dulu sesuai mekanisme partai," ujarnya.

Sebelumnya, Bambang Soesatyo membeberkan, tak hanya dirinya yang berniat maju sebagai caketum Golkar, dia lalu menyebut beberapa nama.

"Bukan hanya saya saja (yang ingin maju Caketum), ada Pak Indra Bambang Utoyo, Ada Ridwan Hisyam, ada Aziz Syamsuddin, ada Mahyudin. Ya itu mereka secara langsung harus menyampaikan kepada ketum (Airlangga), izin bahwa akan maju. Dan terserah ketua umum memberikan izin atau tidak, tapi kan kita semua punya hak,” ungkap Bamsoet kepada kumparan, Senin (1/7).

embed from external kumparan