Maju Pilgub Jakarta, Rano Sudah Kirim Surat Pengunduran Diri ke DPR

Bakal calon wakil gubernur Jakarta dari PDIP Rano Karno memastikan dirinya telah mengirimkan surat pengunduran dari anggota komisi X DPR RI.
Mulanya, ia bercerita bahwa sebelum ditunjuk menjadi bacawagub, dirinya sedang fokus untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sistem pendidikan nasional di komisi X.
"Saya mau fokus di Komisi 10, di DPR, saya lagi membenahi Sistem Pendidikan Nasional. Saya sedang membenahi UKT, Uang Kuliah Tunggal. Saya sedang bagaimana P3K. Itu yang sedang saya fokus. Tiba-tiba, saya diperintahkan [maju bacawagub]," kata Rano usai berziarah di makam tokoh Betawi, Benyamin Sueb, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (1/9).
Karena itu, Rano menjelaskan bahwa dirinya telah mengajukan surat pengunduran dari jabatan anggota komisi X DPR RI. Bahkan ia menyebut, partai saat ini sedang mempersiapkan calon pengganti antar waktu (PAW).
"Konsekuensinya, saya sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Sudah, saya sudah kirim, dan semua sudah proses. Bahkan sekarang sudah menuju proses PAW. Karena kan tanggal 1 Oktober itu pelantikan anggota DPR RI. Jadi artinya, persiapan ke sana, artinya saya serius maju di DKI," ujarnya.
Lebih jauh, eks Gubernur Banten itu menegaskan keseriusannya untuk maju di Pilgub Jakarta. Ia menekankan bahwa dia tidak akan meninggalkan masyarakat Jakarta.
"Saya tidak mau meninggalkan masyarakat Jakarta. Bukan hanya masyarakat Betawi. Masyarakat Jakarta. Mari kita bangun kota Jakarta kita ini dengan cita-cita yang memang harus kita kembangkan," tandas dia.
