MAKI Yakin Harun Masiku Meninggal, Serahkan Hadiah Sayembara ke Informan Nurhadi

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, berjanji segera menyerahkan hadiah sayembara iPhone 11 kepada para informan yang membantu penangkapan mantan Sekretaris MA, Nurhadi.
Pada awalnya, Boyamin akan menyerahkan masing-masing 1 unit iPhone 11 kepada informan Nurhadi dan buron KPK lainnya, Harun Masiku.
Namun Boyamin akan menyerahkan 2 iPhone 11 seluruhnya kepada para informan Nurhadi. Sebab ia yakin Harun Masiku telah meninggal dunia. Sebagai informasi, Harun yang merupakan tersangka suap Komisioner KPU telah menjadi buronan KPK sejak 17 Januari 2020. Hingga saat ini masih tak diketahui dimana keberadaannya.
"Sebenarnya untuk (informan) Nurhadi hanya berhadiah 1 HP iPhone 11 dan satunya untuk (informan) buron Harun Masiku. Namun karena kami yakin Harun Masiku telah meninggal maka hadiah tersebut diberikan kepada klaster informan Nurhadi. Namun demikian, jika suatu saat tertangkap Harun Masiku maka kami akan tetap memberikan hadiah kepada informan validnya," ujar Boyamin dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Dua unit iPhone 11 itu, kata Boyamin, akan diserahkan kepada 4 orang yang dipercayanya sebagai informan bagi KPK dalam menemukan keberadaan Nurhadi.
"Selanjutnya MAKI konsisten untuk memberikan hadiah HP iPhone 11 kepada empat klaster informan dengan cara dua klaster mendapat 1 HP iPhone 11 dan menyerahkan sepenuhnya kepada mereka untuk teknis pembagiannya," ucap Boyamin.
Boyamin pun menyampaikan apresiasinya ke KPK atas kinerja yang mampu menangkan Nurhadi. Meski negera tengah dalam pandemi corona, kata Boyamin, hal itu tak menyurutkan upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK dalam perkara ini.
"MAKI memberikan apresiasi kepada KPK atas tertangkapnya buron ini meskipun pada saat sulit pandemi corona yang menyulitkan satgas untuk memburu Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono," ungkap Boyamin.
Ia menyebut lokasi penangkapan Nurhadi, sesuai dengan informasi yang disampaikannya kepada KPK pada pertengahan Mei. Saat itu, Boyamin menyebut MAKI telah membeberkan soal lokasi properti milik menantu Nurhadi yang berada di bilangan Simprug, Jakarta Selatan.
"Mengenai lokasi penangkapan hanya bisa memberikan gambaran bahwa pertengahan puasa kami telah memberikan informasi keberadaan properti yang diduga ditempati menantunya di daerah Simprug," kata Boyamin.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
