Malam Mencekam di KM Virgo: Cerita Kholeq Selamat, 2 Temannya Hilang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gambar udara kapal penumpang Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto: BASARNAS via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Gambar udara kapal penumpang Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto: BASARNAS via REUTERS

Tiga warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Masalembu pada Minggu (13/9). Satu orang berhasil selamat, sedangkan dua lainnya masih dalam tahap pencarian.

Ketiga warga tersebut yakni Abdul Kholeq (25), Ilham Muhammad Rojab (21), dan Mashudi (27). Kholeq, warga Mindahan Wuni RT 04 RW 01, Kecamatan Batealit, yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara dua warga lainnya, yakni Ilham, warga Bantrung RT 04 RW 01, Kecamatan Batealit, dan Mashudi, warga Plajan RT 38 RW 06, Kecamatan Pakis Aji, masih dalam proses pencarian.

Kholeq, melalui video call, menceritakan kondisi kapal saat dalam kondisi normal sebelum akhirnya terbalik. Saat kapal berlayar pada Minggu dini hari, dia mulai merasakan badan kapal semakin miring. Menyadari situasi tersebut, ia kemudian membangunkan Ilham dan Mashudi untuk memberitahukan kondisi kapal.

Saat kejadian, penumpang berusaha menyelamatkan diri. Kholeq lalu naik ke bagian atas kapal mengambil pelampung untuk menyelamatkan diri. Tak lama berselang, KMP Virgo Transport 8 akhirnya terbalik.

Sebelum insiden terjadi, Kholeq bersama Ilham dan Mashudi berangkat dari Jepara membawa muatan mebel menggunakan truk menuju Kalimantan.

Sementara itu, Dwi Bintang, istri Mashudi, berharap suaminya segera ditemukan dalam kondisi selamat. Harapan tersebut disampaikan di tengah upaya pencarian yang masih dilakukan oleh tim SAR.

Berdasarkan laporan sementara Basarnas yang disampaikan dalam informasi penanganan insiden tersebut, dari total 243 korban, sebanyak 114 korban telah dievakuasi. Rinciannya, 108 korban dalam kondisi selamat dan 6 korban meninggal dunia. Sementara 129 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Personel TNI AL menaiki perahu karet saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Rabu (16/9/2026). Foto: Rizal Hanafi/ANTARA FOTO

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar bersama dinas terkait mengunjungi tiga rumah warga yang menjadi korban insiden tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, pada Kamis (17/9/2026).

Pihaknya menyampaikan keprihatinan dan dukungan kepada keluarga korban. Ia berharap dua warga Jepara yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

"Semoga dua korban lainnya segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pemerintah Kabupaten Jepara akan terus memberikan dukungan kepada keluarga korban," katanya dalam keterangannya, Kamis (17/9).

Selain memberikan dukungan moril, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara juga membantu proses kepulangan Abdul Kholeq. Pemkab Jepara juga menanggung biaya transportasi korban.

Pemkab Jepara masih memantau perkembangan pencarian. Selain itu juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung penanganan warga Jepara yang terdampak tenggelamnya KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dengan rute pelayaran dari Surabaya, Jawa Timur menuju ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Sabtu (12/9). Kapal itu dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak sebelum akhirnya dilaporkan dalam posisi terbalik di perairan Masalembu pada Minggu (13/9).