Malaysia Mulai Vaksinasi COVID-19, PM Muhyiddin Jadi yang Pertama Disuntik

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menerima dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 di sebuah klinik di Putrajaya, Malaysia, Rabu (24/2). Foto: Malaysia's Information Department/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menerima dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19 di sebuah klinik di Putrajaya, Malaysia, Rabu (24/2). Foto: Malaysia's Information Department/Handout via REUTERS

Malaysia memulai program vaksinasi massal COVID-19 pada Rabu (24/2/2021). PM Muhyiddin Yassin jadi orang pertama yang disuntik vaksin di Negeri Jiran.

Untuk tahap pertama, Malaysia menggunakan vaksin Pfizer-BionTech. Muhyiddin optimis bahwa vaksinasi dapat membawa Malaysia keluar dari pandemi COVID-19.

"Saya percaya vaksin ini aman dan efektif," ucap Muhyiddin usai divaksin, seperti dikutip dari Reuters.

Proses penerimaan gelombang pertama Vaksin Pfizer saat tiba di Malaysia. Foto: Kemenkes Malaysia

Vaksinasi terhadap Muhyiddin digelar di kantor Kementerian Kesehatan Malaysia di Putrajaya. Setelah Muhyiddin, tenaga medis Malaysia menjadi kelompok selanjutnya yang disuntik vaksin.

Pemerintah Malaysia memasang target 80 persen populasi divaksin COVID-19. Vaksinasi massal rencananya berlangsung selama setahun atau tepatnya hingga Februari 2022.

Di samping Pfizer, Malaysia akan menggunakan berbagai vaksin lain seperti AstraZeneca, Sputnik V sampai Sinovac.

Saat vaksinasi dimulai, Malaysia berada di peringkat tiga kasus COVID-19 terbesar di Asia Tenggara. Kini terdapat 290 ribu kasus dan 1.076 kematian akibat corona di Malaysia.