Maling Motor di Surabaya Terbakar Usai Disiram Bensin & Tak Sengaja Tersulut Api

30 Oktober 2025 19:48 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Maling Motor di Surabaya Terbakar Usai Disiram Bensin & Tak Sengaja Tersulut Api
RK, seorang maling motor di Jalan Jojoran Gang III, Surabaya, terbakar saat diamankan oleh warga, Kamis (30/10). Maling itu tersulut api usai disiram bensin oleh warga.
kumparanNEWS
Ilustrasi maling terbakar.  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi maling terbakar. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
RK, seorang maling motor di Jalan Jojoran Gang III, Surabaya, terbakar saat diamankan oleh warga, Kamis (30/10). Maling itu tersulut api usai disiram bensin oleh warga.
ADVERTISEMENT
Pemilik motor, Dian Mike (37 tahun), mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Awalnya, ia sedang mengurus anaknya yang masih bayi di dalam rumahnya. Kemudian, ia mendengar suara motornya hidup yang diparkir di halaman rumah.
Saat dicek ternyata motornya dimaling. Ia pun langsung berteriak dan berusaha mengejar maling tersebut.
"Yang aku lihat itu ya yang ketangkap tadi. Jadi waktu posisi dia bawa sepeda tak kejar. Tak kejar aku sambil teriak-teriak maling akhirnya dibantu warga di situ," kata Mike saat ditemui di lokasi, Kamis (30/10).
Mike menyampaikan, RK bersama dengan 1 temannya lagi. Namun, saat di pertigaan gang, RK dan satu temannya itu berpisah arah dan sempat mengejek ke arah ibu korban di ujung jalan.
ADVERTISEMENT
"Ngejek ibu kayak e, tadi. Ibuku jemur di situ. Tapi Ibuku enggak tahu kalau sepedaku (motor) dibawa. Jadi waktu aku lari teriak-teriak itu baru Ibuku menututi. Kayaknya temannya sudah lari ke sana, dia belok ke kanan. Mungkin (temannya ke kiri)," ucapnya.
Sementara itu, salah satu warga, Ho (50 tahun), mengatakan awalnya ia mendengar suara perempuan berteriak maling.
"Tadi yang kehilangan orang Gang 5, tertangkapnya di Gang 3, yang dicuri sepeda motor matic. Anaknya penjual ini teriak maling-maling," ujar Ho.
Sejumlah warga mendengar teriakan itu langsung menangkap RK yang sedang mengendarai motor milik Mike.
"Yang tertangkap yang bawa BB (barang bukti) sepeda motornya yang lainnya lari, di sini pas ada banyak anak. Ada yang teriak langsung orang-orang datang," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Lokasi RK, seorang maling motor di Jalan Jojoran Gang III, Surabaya, yang terbakar, Kamis (30/10/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Kemudian, warga langsung mengikat pelaku menggunakan tali di tiang listrik agar tidak melarikan diri. Warga kemudian menyiramkan bensin ke badan RK dengan niat hanya untuk menakut-nakuti.

Tak Sengaja Tersulut Korek Polisi

Setelah itu, warga menghubungi polisi dan petugas terkait adanya maling tersebut. Saat tiba, petugas mencoba membuka ikatan tali RK di tiang listrik menggunakan korek api. Namun, api tersebut malah menyambar badan RK yang telah berlumuran bensin.
"Lah itu ada petugas niatnya melepas ikatan yang di tangan malingnya, tapi pakai korek soalnya sulit kan. Akhirnya blarr begitu, semuanya lari, warga, polisi juga lari semua," ucapnya.
RK langsung berontak akibat kobaran api di badannya. Warga pun berusaha memadamkan api di badan RK dengan air di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT
"Warga mau dirangkul ya takut semua, ramai banget jadinya. Matinya apinya akhirnya disiram pakai es teh, air botol, galon semuanya disiram ke pelaku, akhirnya baju celananya terbakar," ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Setelah menerima laporan, kami segera menuju lokasi dan mendapati pelaku sudah diamankan oleh warga. Namun, tiba-tiba pelaku terbakar," kata Eko.
Setelah itu, pelaku tersebut langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk perawatan lebih lanjut.
"Saat ini, pelaku dalam kondisi baik dan sedang ditangani oleh tim medis rumah sakit," katanya.
Eko mengatakan, pihaknya kini masih menyelidiki penyebab pasti terbakarnya pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan data yang valid, bukan hanya sekadar katanya-katanya. Apakah terbakarnya pelaku ini disengaja atau tidak, masih dalam proses pendalaman," ucapanya.
ADVERTISEMENT
"Data pelaku sudah kami kantongi. Yang bersangkutan memang residivis," imbuhnya.