Maman soal Surat 'Istri ke LN' Berkop Kementerian UMKM: Saya pun Tak Mengerti
·waktu baca 3 menit

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan tidak mengetahui asal-usul surat berkop Kementerian UMKM terkait kunjungan istrinya ke luar negeri.
Ia memastikan tidak pernah mengarahkan, memerintahkan, maupun mendisposisikan surat tersebut.
“Terkait beredarnya dokumen sampai hari ini saya pun tak mengerti itu dokumen dari mana,” kata Maman kepada wartawan usai menyerahkan dokumen klarifikasi ke KPK, Jumat (4/7).
Maman menjadi sorotan setelah beredar surat edaran dengan kop Kementerian UMKM yang mengatasnamakan 'Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia' untuk mengikuti kegiatan "Misi Budaya".
Surat ditujukan pada KBRI Sofia, KBRI Brussel, KBRI Paris, KBRI Bern, KBRI Roma, KBRI Den Haag, dan Konsul Jenderal RI Istanbul. Surat berisi permintaan dukungan berupa pendampingan pada istri Menteri dan rombongannya.
Berikut petikan isi surat yang beredar di media sosial itu:
"Dalam rangka mengikuti kegiatan Misi Budaya, Istri Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI, Ibu Agustina Hastarini akan melakukan kunjungan ke Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan pada tanggal 30 Juni s.d. 14 Juli (14 hari).
Berkenaan dengan hal tersebut, kami mohon dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sofia, Brussel, Paris, Bern, Roma, dan Den Haag serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul selama pelaksanaan agenda dimaksud berupa pendampingan Istri Menteri beserta rombongan selama kegiatan ini berlangsung".
Surat tersebut tampak memuat keterangan bahwa ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Kementerian, Arif Rahman Hakim. Tembusan Menteri UMKM dan Direktorat Eropa I-II Kementerian Luar Negeri.
“Jadi, saya tidak pernah ada perintah dari saya. Tidak ada pernah disposisi dari saya. Tidak ada pernah apa pun arahan dari saya,” kata Maman.
“Jadi, saya merasa tidak tahu-menahu mengenai dokumen tersebut. Oke, clear ya,” lanjutnya.
Dampingi Anak Kegiatan Budaya
Maman meminta agar isu ini tidak lagi dibesar-besarkan. Ia menyatakan bahwa keberangkatan istrinya murni untuk mendampingi anak dalam kegiatan misi budaya. Menurut Maman, kegiatan tersebut tidak menggunakan fasilitas negara.
Misi budaya itu merupakan kegiatan kompetisi International World Innovative Student Expo selama 14 hari mewakili Indonesia.
“Jadi, saya mohon kepada semuanya untuk menyudahi polemik ini,” tutur Maman.
“Dan tolong ada anak-anak kita, dia bawa nama negara, ingin membanggakan orang tuanya dan bapaknya di rumah dan negara, sedang bertanding di sana,” jelasnya.
Perihal surat berkop Kementerian UMKM, Maman pun enggan menanggapinya lebih lanjut.
"Saya pikir itu biarkan menjadi domain internal kita, ada apa, bagaimana, segala macam. Tapi sepengetahuan kami, kita sudah cek, saya juga lihat, jadi kalau misalnya kita mau cari tahu, ya cari tahu lah siapa yang nyebarin itu, tinggal ditanya saja,kan gitu loh, apa, dari mana dokumennya," kata dia.
Dia pun enggan membuka detail mengenai surat tersebut. Politikus Golkar itu mengaku sudah menyerahkan dokumen terkait kepada KPK.
"Saya tidak perlu tunjukkan secara detail, karena nanti jadi rame lagi kalian. Sudah lah, ini udah lengkap semuanya. Saya udah, jadi ini kurang lebih semuanya udah saya kasihkan ke KPK. Jadi, mudah-mudahan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban, komitmen moral. Ini komitmen moral. Dan ini bisa menjadi pembelajaran politik, pembelajaran positif buat kita semua," paparnya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya telah menyerahkan seluruh bukti pembiayaan pribadi kepada KPK dan melaporkan langsung tanpa menunggu pengaduan.
“Kan ada yang bilang ke saya begini, laporkan ke KPK, tidak usah dilapor-laporkan, saya sendiri datang ke KPK ini,” ujar Maman.
“Alhamdulillah, diterima dengan baik dan semua dokumen ini sudah saya sampaikan,” tambahnya.
