Mantan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi Masuk Struktur DPP Golkar

Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi, secara mengejutkan masuk di dalam struktur kepengurusan DPP Golkar yang baru hasil revitalisasi.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan sengaja memasukkan Ken agar bisa merealisasikan 3 program utama yaitu untuk menjamin kesejahteraan masyarakat. Mulai dari mendorong ketersediaan sembako yang terjangkau, memperbanyak lapangan kerja, dan penyediaan akses rumah terjangkau.
"Khusus ekonomi pembangunan kita serahkan ahlinya adalah Pak Ken," ujar Airlangga di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (22/1).
Menurutnya, pemilihan Ken untuk mengisi jabatan struktur DPP bidang ekonomi sangat tepat, mengingat sebelumnya Ken telah lama malang melintang menempati posisi penting di Kementerian Keuangan.
"Pak Ken yang pengalaman di sektor riil dan fiskal," ucap dia.
Ia berharap dengan struktur yang baru ini dapat segera bekerja dan berkontribusi bagi masyarakat serta pemerintahan Jokowi-JK. "Saling melengkapi agar satu setengah tahun Partai Golkar berkonsentrasi dan berkontribusi pada pemerintahan Jokowi-JK," pungkasnya.
Ken adalah pria kelahiran Malang, 8 November 1957. Ia mengawali karier di Direktorat Jenderal Pajak mulai tahun 1983 setelah lulus dari Universitas Brawijaya, Malang. Tak hanya itu, berbagai posisi sudah pernah dirasakannya mulai dari sebagai staf, kepala seksi, kepala kantor, direktur, kepala kanwil hingga di posisi puncak Direktur Jenderal.
Di sisi pendidikan, Ken melanjutkan pendidikan di Erasmus University mengambil major Master of Science in Tax Auditing. Lalu mengikuti berbagai kursus, seperti Tax Investigation in Cyber Crime di Amerika Serikat.
Meskipun begitu, Ken dikenal dekat di dunia IT karena sebelumnya Ken pernah menjabat Direktur Informasi Perpajakan, DJP. Pada masa itu Ken membangun pondasi modernisasi IT DJP.
Setelah itu, Ken menjabat Kepala Kanwil Jatim I dan III setelah kemudian menjadi Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak. Kemudian, menjadi Dirjen Pajak menggantikan pimpinan sebelumnya, Sigit Pramudito dan pensiun pada 1 Desember 2017.
