Mardani Mention Jokowi soal 75 Pegawai KPK Dipecat: Ambil Tindakan, Pak!
·waktu baca 1 menit

Politikus PKS Mardani Ali Sera terus menyoroti polemik 75 pegawai KPK yang didepak Ketua KPK Firli Bahuri lewat tes wawasan kebangsaan dalam alih status menjadi ASN.
Mardani mengatakan, Presiden Jokowi mempunyai peran besar untuk menghentikan polemik ini. Menurutnya, jika niat, Jokowi bisa mempertahankan 75 orang itu menjadi pegawai KPK.
"Presiden punya peran besar agar 75 orang ini tetap bisa jadi pegawai KPK. Penting untuk memulihkan nama baik dan memastikan mereka punya kesempatan melaksanakan amanah reformasi dalam memberantas korupsi," tulis Mardani dalam akun Twitternya dikutip Senin (7/6).
"Tidakkah janggal melihat pertanyaan tes tidak ada hubungannya dengan pemberantasan korupsi?" tambahnya.
Selain itu, Mardani mengatakan dari informasi yang ia terima, para pewawancara dalam tes TWK itu tidak memperkenalkan diri saat memulai wawancara. Bahkan beberapa pertanyaan banyak yang kontroversial.
"Siapa yang bertanggung jawab?" tutur anggota Komisi II DPR RI itu.
Oleh sebab itu, Mardani mendesak Jokowi segera bertindak tegas dalam mengakhiri polemik di KPK. Mardani mengatakan tidak seharusnya polemik 75 pegawai KPK tak lolos ASN ini berjalan berlarut-larut.
"Presiden mesti punya kemauan politik agar hal ini tidak berlarut-larut, ambil tindakan Pak Jokowi,"
- Mardani.
"Jangan biarkan energi bangsa terkuras untuk mengoreksi/merespons kebijakan seperti ini. Tapi disaat yang sama korupsi kian masif," tutup dia.
