Marsekal Hadi Tjahjanto, Panglima TNI yang Belum Pernah Jadi Panglima

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akan dilantik sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal TNI Gatot Nurmantyo oleh Presiden Joko Widodo sore ini. Perjalanan karier Hadi terbilang cukup cepat dan gemilang sampai akhirnya menempati pucuk tertinggi TNI.
Meski begitu, sebagai Panglima TNI Hadi belum pernah menjabat sebagai panglima wilayah/operasi yang membawahi pasukan dari berbagai unsur satuan di jajaran TNI AU. Jabatan dengan predikat pemimpin pasukan terakhir Hadi, yakni menjadi Komandan Lanud (Danlanud) Abdulrachman Saleh pada tahun 2015.
Pria kelahiran Malang, 8 November 1963 itu lulus dari Akademi Angkatan Udara pada 1986. Jabatan pertama yang diembannya sebagai seorang perwira, yakni Perwira Penerbang Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh pada 1986 hingga 1993.

Jabatan pertama sebagai jenderal TNI AU yang diemban Hadi, yakni Kepala Dinas Penerangan TNI AU pada 2013-2015. Sejak saat itu kariernya terus menanjak.
Lepas dari jabatan Kadispen TNI AU, Hadi menempati posisi baru sebagai Danlanud Abdulrachman Saleh (2015), Sekretaris Militer Presiden (2015-2016), Irjen Kemenhan (2016-2017), hingga KSAU pada 2017.

Ada beberapa jabatan di jajaran TNI AU yang dipimpin oleh seorang perwira tinggi dengan sebutan panglima. Misalnya, Panglima Kohanudnas (Marsekal Madya), Panglima Koopsau I (Marsekal Muda), dan Panglima Koopsau II (Marsekal Muda).
Sedangkan beberapa Panglima TNI sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai panglima di institusi masing-masing. Misalnya, Jenderal Gatot sebagai Pangkostrad, Jenderal Moeldoko sebagai Pangdam III/Siliwangi, Laksamana Agus Suhartono sebagai Pangkoarmabar, Jenderal Djoko Santoso sebagai Pangdam Jaya, dan Marsekal Djoko Suyanto sebagai Pangkoopsau II.
Tapi, Hadi tidak sendiri. Panglima TNI yang tidak pernah menjadi panglima di institusi mereka juga dialami oleh Jenderal Endriartono Sutarto. Jabatan memimpin pasukan yang pernah diemban, yakni menjadi Komandan Paspampres pada 1997-1998.
