Ma'ruf Amin Apresiasi Diaspora Indonesia Bantu Kembangkan UMKM di Jepang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wapres Ma'ruf Amin Temui Diaspora Indonesia di Jepang, Senin (26/9). Foto: Dok. BPMI
zoom-in-whitePerbesar
Wapres Ma'ruf Amin Temui Diaspora Indonesia di Jepang, Senin (26/9). Foto: Dok. BPMI

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi upaya pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh WNI di Jepang melalui Small and Medium Enterprises (SME) Center atau UKM Center di Gedung KBRI Tokyo.

Menurutnya, kehadiran UKM Center termasuk keberadaan Halal Vending Machine milik WNI di Jepang sangat bermanfaat untuk mengembangkan UMKM diaspora Indonesia di sana.

UKM Center difasilitasi oleh KBRI Tokyo dan didukung oleh sinergi perbankan serta kantor BUMN cabang Tokyo untuk membantu pelaku usaha Indonesia, khususnya UMKM diaspora dalam mengembangkan usahanya.

“UMKM di masa pandemi COVID-19 menjadi bantalan ekonomi Indonesia, sehingga ekonomi kita masih bisa dikendalikan, berbeda dengan negara yang tidak punya UMKM,” ujar Ma'ruf saat melakukan pertemuan dengan diaspora Indonesia di Wisma Duta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jepang, Selasa (27/9).

Ma'ruf juga menyebut UMKM dapat diandalkan untuk menopang ekonomi terlebih apabila produknya berstandar ekspor dan dikurasi dengan baik, sehingga mampu menembus pasar internasional.

Pola pengembangan UMKM seperti ini, kata Ma'ruf, tentu dapat mendorong tumbuhnya produk-produk daerah seperti produk kerajinan. Karena itu, Ma'ruf mendukung penuh model pengembangan UMKM serupa dan berjanji akan mengkoordinasikannya dengan kementerian/lembaga terkait.

“Ini juga menjadi semacam usaha melakukan revitalisasi ekonomi daerah untuk menjadi model pengembangan UMKM,” ucap Ma'ruf.

Wapres Ma'ruf Amin Temui Diaspora Indonesia di Jepang, Senin (26/9). Foto: Dok. BPMI

“Kebetulan istri saya adalah Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan saat ini sedang menyelenggarakan pameran di Jakarta Convention Center (JCC), ini juga produknya mulai standar ekspor. [Pengembangan UMKM] akan saya tindak lanjuti melalui kementerian dan lembaga terkait,” tegasnya.

Sementara dalam kunjungan kehormatannya dengan PM Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Ma'ruf memanfaatkan pertemuan itu salah satunya untuk membahas isu ketenagakerjaan. Ia akan mendorong dibukanya pekerja Indonesia di berbagai bidang yang baru seperti pariwisata.

“Saya akan menyampaikan bahwa Indonesia siap memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil untuk industri di Jepang,” ungkap Ma'ruf.

“Kita juga akan terus mendukung upaya peningkatan SDM kita yaitu supaya lebih kompetitif dibanding pekerja dari negara lain. Ini yang akan saya sampaikan ke PM Kishida nanti,” lanjut dia.

Terakhir, Ma'ruf menyebut pemerintah saat ini juga terus mendorong peningkatan SDM melalui pemberian beasiswa untuk melanjutkan studi baik di dalam maupun di luar negeri.

Hal itu dilakukan pemerintah saat ini dengan terus menguatkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terutama untuk mendukung para siswa yang menempuh pendidikan di universitas-universitas terkemuka di luar negeri.

“Peningkatan SDM memang menjadi salah satu prioritas karena kunci dari keberhasilan dan kemakmuran kita adalah SDM baik yang berada di dalam maupun di luar negeri,” kata Ma'ruf.

“Ini memang komitmen pemerintah untuk menyiapkan SDM unggul yang bisa bersaing secara global,” pungkasnya.