Ma'ruf Amin: Banyak Kiai Baca Doa Qunut, Corona Minggir dari Indonesia

kumparanNEWSverified-green

comment
25
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di acara Nganggung Kubro bersama umat di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kamis (27/2). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di acara Nganggung Kubro bersama umat di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kamis (27/2). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Wabah virus corona sedang melanda dunia. Berbagai negara di Asia, Timur Tengah, Afrika hingga Eropa sudah banyak ditemukan kasus orang yang tertular virus corona. Namun hingga saat ini, belum ditemukan kasus corona di Indonesia.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin, mengatakan selain melalui metode medis, peran doa dari para ulama menjadi salah satu penangkal virus corona masuk ke Indonesia.

"Banyak kiai dan ulama yang selalu membaca doa qunut. Saya juga begitu baca doa qunut untuk menjauhkan bala, bahaya, wabah-wabah dan penyakit. Makanya corona minggir dari Indonesia," ujar Ma'ruf Amin dalam acara Kongres Umat Islam Indonesia VII di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Jumat (28/2).

Doa qunut nazilah adalah doa yang sering dibaca dalam salat subuh untuk memohon perlindungan dari marabahaya. Namun bisa juga dibaca selain dalam salat subuh.

Selain apresiasi kepada ulama, Ma'ruf pun turut mengapresiasi kinerja Menkes Terawan Agus Putranto yang dinilai berhasil melakukan upaya pencegahan terhadap masuknya corona ke Indonesia.

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, di acara Nganggung Kubro bersama umat di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Kamis (27/2). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

"Supaya Indonesia tidak terpapar virus corona, beliaulah (Terawan) penjaga gawangnya. Padahal negara lain sudah terkena, seperti pusat corona di China dan negara Jepang, Amerika Serikat, Singapura dan negara lainnya. Tadi kata Pak Menteri, berkat doa kiai dan ulama juga yang melakukan istigasah," ucap Ma'ruf Amin.

Ia pun berharap ke depan, baik pemerintah atau seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga kondusivitas agar dapat terus terbebas dari ancaman corona.

"Mudah-mudahan kondisi ini terus dijaga dan tidak ada (corona) yang masuk," kata Ma'ruf.

embed from external kumparan