Maruf Amin: Beda Capres Jangan Koyak Persatuan, Bagimu Capresmu Bagiku Capresku

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Acara Pembukaan Halal 20 di Semarang, Kamis (17/11/2022). Foto: Dok. Setwapres/KIP
zoom-in-whitePerbesar
Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Acara Pembukaan Halal 20 di Semarang, Kamis (17/11/2022). Foto: Dok. Setwapres/KIP

Wakil Presiden Maruf Amin menghadiri penutupan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (20/11).

Dalam pidatonya Maruf turut menyinggung soal pemilu 2024 mendatang. Perbedaan capres, diharapkan Maruf, jangan sampai mengoyak persatuan bangsa.

"Perbedaan partai, perbedaan capres, sebaiknya tidak membelah keutuhan bangsa ini," kata Maruf.

Hadir dalam forum itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,Wali Kota Solo Gibran, Wamenag Zainut Tauhid, dan beberapa perwakilan partai politik dan pimpinan lembaga negara.

Dia menjelaskan bahwa prinsip 'lakum capresukum, walana capresuna 'atau bagimu capresmu dan bagiku capresku harus dipegang untuk persatuan.

"Sebaiknya dan saya harapkan bahwa pemilu yang akan datang baik pilpres, pileg, itu tidak mengoyak keutuhan dan persatuan kita," jelasnya.

"Kalau kita berbeda capres, lakum capresukum, walana capresuna, apalagi sama-sama Muhammadiyah,"

- Ma'ruf Amin

Penutupan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di UMS, Solo. Foto: Dok. Istimewa

Demikian pula ketika berbeda partai politik. Hal di atas juga harus menjadi pegangan

"Sering kita katakan lakum partaiukum walan partaiuna, partai Anda partai Anda, partai saya partai saya," katanya.

Persatuan dan kesatuan, menurut Maruf, menjadi modal utama untuk memenangkan pertarungan. Maka dari itu, persatuan dan kesatuan harus senantiasa dirawat.

"Mari kita rawat bersama dengan senantiasa mengedepankan ukhuwah islamiah, ukhuwah watoniah, dan ukhuwah insaniah, dalam interaksi sosial kita," katanya.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri penutupan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di UMS, Solo. Foto: Dok. Istimewa

Dalam muktamar Muhammadiyah kali ini, Haedar Nashir kembali ditetapkan menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027. Abdul Mu'ti juga kembali ditetapkan sebagai Sekretaris Umum.

Sementara itu organisasi 'Aisyiyah menetapkan Salmah Orbaniyah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah periode 2022-2027. Kemudian, Tri Hastuti Nur Rochimah ditetapkan sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Periode 2022-2027.