Ma'ruf Amin Sebut Tjahjo Kumolo Menteri Rajin: Selalu Beri Buku Setiap Laporan
ยทwaktu baca 2 menit

Wapres Ma'ruf Amin memandang Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo sebagai sosok menteri yang rajin.
Predikat itu disematkan Ma'ruf kepada Tjahjo bukan tanpa alasan. Ia mencontohkan, Tjahjo selalu memberi laporan dalam bentuk buku saban rapat dengan presiden dan wapres.
"Beberapa waktu lalu saya selalu konsultasi dengan beliau dan beliau selalu memberi buku saya laporan-laporannya bentuk buku, rajin sekali. Setiap sidang kabinet ada buku beri ke saya, ke Pak Jokowi. Jadi report-nya dibuat dalam bentuk buku. Ada segini beberapa kali, jadi beliau bekerja," ujar Ma'ruf kepada wartawan di Kementerian PANRB, Jumat (1/7).
Ma'ruf juga menilai kinerja Tjahjo tak perlu dipertanyakan lagi. Hal itu terlihat dari agenda rapat koordinasi terakhir yang digelar Kementerian PANRB untuk membahas Mal Pelayanan Publik.
Meski dalam kondisi yang kurang fit saat itu, kata Ma'ruf, Tjahjo masih memberikan instruksi kepada jajarannya untuk menggelar rapat. Ma'ruf menghadiri rapat tersebut secara virtual.
"Selasa yang lalu saya ada acara di sini inisiatif beliau, walaupun beliau tidak hadir karena tiba tiba masuk Rumah Sakit tapi inisiatifnya untuk pemberian rapat koordinasi dalam rangka MPP mal pelayanan publik. Mengumpulkan menteri-menteri dan diikuti gubernur-gubernur dan kementerian, non-kementerian, swasta," ucap Ma'ruf.
"Iya itu, terakhir beliau dalam keadaan sudah agak sakit tapi menyelenggarakan pertemuan untuk koordinasi antar kementerian, lembaga, gubernur dan wali kota dalam rangka mempercepat mal pelayanan publik," sambungnya.
Kendati demikian, takdir berkata lain, Tjahjo Kumolo kini harus berpulang. Meski begitu, Ma'ruf meyakini kinerja apik dan dedikasinya akan dikenang banyak pihak yang pernah bekerja bersamanya.
"Kita kehilangan orang baik, orang yang selama ini mengabdi pada bangsa dan negara. Beliau sebelumnya jadi Menteri Dalam Negeri, Menteri PANRB. Yang saya tahu kebetulan di bawah koordinasi saya tentang masalah reformasi birokrasi, beliau terus bekerja siang malam melakukan langkah-langkah reformasi birokrasi untuk membangun sistem melakukan perubahan besar," kata Ma'ruf.
"Tapi Allah menghendaki beliau sampai di sini. Karena itu kita doakan mudah-mudahan diterima Allah SWT. Saya yakin beliau orang baik dan jasanya pada bangsa dan negara," pungkasnya.
