Ma'ruf Soroti Hasyim Dipecat karena Asusila: Ini soal Moral, Jangan Main-main

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Joko Widodo (kedua kiri) dan K.H. Ma'ruf Amin disambut  Hasyim Asy'ari (kiri) tiba di kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Joko Widodo (kedua kiri) dan K.H. Ma'ruf Amin disambut Hasyim Asy'ari (kiri) tiba di kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin merespons putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Hasyim Asy'ari sebagai Ketua dan Anggota KPU RI.

Keputusan ini diambil DKPP setelah Hasyim Asy'ari terbukti asusila dengan PPLN Den Haag berinisial CAT.

Ma'ruf mengatakan, keputusan DKPP jadi pelajaran penting bagi semua pihak terkait moral dan integritas.

"Kita menghormati bahwa itu kan sudah menjadi keputusan dari DKPP ya untuk mereka punya-punya alasan untuk mengambil keputusan itu saya tentu tidak bisa memasuki masalahnya secara langsung karena itu, kan kewenangan dari DKPP, tetapi buat saya yang penting ini pelajaran penting untuk semua pihak," ujar Ma'ruf kepada wartawan di Surabaya, Kamis (4/7).

Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) didampingi Komisioner KPU Idham Holik (depan, kanan) dan Mohammad Afifuddin (depan, kiri) memberikan keterangan pers terkait putusan DKPP yang menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap di Gedung KPU, Jakarta (3/7/2024). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Ma'ruf menegaskan pentingnya menjaga moralitas dan integritas, terutama bagi para pemegang kekuasaan.

"Nah ini kan soal moral, soal integritas, soal ini yang harus memegang apa namanya itu kekuasaan itu harus betul-betul menjaga ya, ini peringatan jadi, jangan-jangan main-main nanti seperti apa yang terjadi di KPU," ucap dia.

Meski Ketua KPU dipecat, Ma'ruf meyakini tahapan Pilkada Serentak 2024 tidak akan terganggu. Ia berharap rencana KPU tetap berjalan dengan baik meskipun ada pergantian kepemimpinan.

"Ya, saya harap lembaganya tidak dan nanti apa rencananya bisa berjalan dengan baik, saya kira karena kan masalah tugas KPU kan tidak hanya di tangan 1 orang, tapi tugas tim, karena itu, saya yakin bahwa karena tugasnya tugas tim nah ini bisa berjalan dengan baik itu saya kira," pungkasnya.