Ma'ruf Tinjau Pembangunan Huntara Bagi Pengungsi Semeru di Candipuro
·waktu baca 2 menit

Melanjutkan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur, Wakil Presiden Ma'ruf Amin bertolak menuju Kabupaten Lumajang.
Di sana, Ma'ruf diagendakan akan mengunjungi lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi korban letusan Gunung Semeru yang terletak di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro.
Sekitar pukul 07.45 WIB, Ma'ruf beserta rombongan terbatas tiba di Kabupaten Lumajang disambut langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Di lokasi tersebut, Ma'ruf akan melakukan peninjauan terkait lokasi pembangunan huntara dan melakukan dialog singkat dengan para pengungsi.
Sebagai informasi, rencananya akan dibangun sebanyak 1.951 huntara di atas lahan seluas 81 hektar yang diperuntukkan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Saat ini sudah ada satu buah rumah contoh yang diharapkan dapat menjadi acuan untuk standar pembangunan huntara.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lumajang, Endah Mardiana, mengatakan pentingnya standar minimal adanya sebuah rumah layak bagi para pengungsi yang dibuat dalam bentuk rumah contoh terlebih dahulu.
"Rumah contoh ini akan menjadi acuan atau standar bangunan untuk hunian sementara. Nantinya, furnitur di dalamnya tidak sama, sesuai dengan adanya berbagai jenis barang dari donatur yang akan membangun huntara tersebut. Namun setidaknya ini menjadi standar minimal yang harus ada bagi pembangunan huntara," ungkap Endah saat ditemui di lokasi pembangunan huntara di Desa Sumber Mujur.
Selain itu, Endah menjelaskan, di kawasan relokasi ini juga akan dibangun berbagai fasilitas untuk mengakomodasi kegiatan masyarakat, seperti pasar, masjid, dan sarana olahraga.
Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Ma'ruf beserta rombongan akan kembali ke Jakarta sekitar pukul 13.30 WIB menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Bae-RJ 85.
