Masa Jabatan Akan Berakhir, Djarot Punya Kejutan untuk Warga DKI

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Djarot di Simpang Susun Semanggi. (Foto: Diah Harni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Djarot di Simpang Susun Semanggi. (Foto: Diah Harni/kumparan)

Djarot Saiful Hidayat menjabat gubernur DKI Jakarta setelah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mendekam di tahanan akibat kasus dugaan penistaan agama. Menjabat sejak 15 Juni lalu, berbagai kejutan diberikan Djarot untuk warga DKI.

Mulai dari merotasi ratusan PNS, melantik ratusan pejabat Pemprov, mewacanakan larangan motor melintas di jalan Sudirman dan aturan kepemilikan garasi bagi pemilik mobil, hingga rencana masuk Ancol gratis untuk warga DKI.

Sekitar tiga pekan lagi, masa jabatan Djarot berakhir. Di masa-masa akhir sebelum pelantikan Gubernur DKI yang baru, Djarot menyebut dirinya akan berikan kejutan lagi.

"Lihat saja nanti menjelang tiga minggu ini akan banyak yang kita bisa selesaikan yang sudah kita selesaikan pasti kita resmikan. Ada kejutan," kata Djarot di pendopo Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (23/9).

Djarot enggan merinci kejutan apa yang dia maksud. "Menarik dan rahasia," ujarnya.

Rencana yang sudah pasti dalam waktu dekat, Djarot akan meresmikan masjid dan patung penembus batas di Kalijodo, serta meresmikan pusat kuliner di Kota Tua dan 100 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

"Sebentar lagi kita akan meresmikan Masjid Al Al Mubarokah di Kalijodo, kemudian meresmikan patung penebus batas di Kalijodo juga. Kemudian akan meresmikan Kota Tua dan pusat kuliner di Kota Tua InsyaAllah tanggal 5 Oktober," jelasnya.

"Tanggal 10 Oktober kita resmikan 100 RPTRA yang tersebar di seluruh Jakarta dan semuanya untuk warga. Dan saya senang sekali setiap malam minggu Air Mancur Bergoyang di Monas sudah dinikmati oleh warga Jakarta," lanjut Djarot.