Masih Pandemi, Upacara HUT ke-76 RI di Istana Digelar Virtual

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersiap mengibarkan Bendera Merah Putih saat Upacara HUT ke-75 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).  Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersiap mengibarkan Bendera Merah Putih saat Upacara HUT ke-75 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Pemerintah akan meluncurkan program bulan kemerdekaan dalam memperingati HUT ke-76 RI yang jatuh 17 Agustus mendatang. Program tersebut dimulai pada 1 hingga 31 Agustus 2021.

Mensesneg Pratikno mengungkapkan bahwa ada beberapa jenis kegiatan yang bakal dilakukan. Beberapa kegiatan memang sudah rutin dilakukan seperti pengukuhan paskibraka, upacara detik-detik proklamasi di Istana, hingga upacara penurunan bendera.

"Yang sama itu doa kebangsaan, yang sama acara kenegaraan. Misalnya pengukuhan paskibraka, penganugerahan tanda kehormatan, ada pidato kenegaraan. Kemudian, ada upacara peringatan detik detik proklamasi, upacara penurunanan bendera merah putih dan lain-lain. Itu yang kenegaraan pasti sama setiap tahun," kata Pratikno dalam konferensi pers virtual, Jumat (30/7).

Kendati demikian, karena pandemi COVID-19 masih berlangsung di Indonesia maka seluruh rangkaian HUT Kemerdekaan RI akan menerapkan prokes. Misalnya, upacara di Istana akan dilaksanakan dengan undangan terbatas. Tamu undangan lain akan mengikuti upacara secara virtual.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) membawa Bendera Merah Putih saat Upacara HUT ke-75 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

"Formatnya bisa berbeda-beda karena misalnya kalau pandemi lebih sedikit gitu, protokol kesehatan jauh lebih ketat. Kita tak mengundang banyak secara fisik untuk ikut upacara," ujarnya.

Pratikno menjelaskan, rangkaian acara HUT RI tahun ini tidak akan jauh berbeda dari tahun lalu. Sebab, tahun lalu, peringatan HUT RI juga digelar di tengah pandemi COVID-19.

"Kami pemerintah masih menjalankan upacara, digelar secara minimalis juga sesuai protokol kesehatan dan masyarakat berpartisipasi secara daring," jelas Pratikno.

"Kita tetap jaga misalnya paskibraka tetap disiapkan dengan formasi lengkap seperti dului 17, 8, 45. Tetap kita jalankan dengan protokol klesehatan dengan ketat," ujarnya.

Ia menjelaskan, meski formasi paskibraka tetap tapi mereka akan menerapkan jaga jarak. Posisi antara satu paskibraka dan lain akan diperlebar. Pun dengan personel TNI/Polri yang bertugas dalam rangakaian acara.

Mensesneg Pratikno lantik 11 pejabat eselon 1 di Kementerian Sekretariat Negara Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Meski digelar di tengah pandemi, Pratikno meyakini bulan kemerdekaan akan lebih semarak. Sebab, masyarakat masih bisa menyaksikan berbagai rangkaian acara secara daring.

"Keramaiannya itu kan yang di virtual, di rumah digital. Itu yang akan kita ramaikan bagaimana kegiatan yang secara luring itu bisa disaksikan secara daring. Bahkan kita juga meramaikan secara daring, berpartispasi secara daring," ujarnya.