News
·
22 Oktober 2020 18:17

Masih Positif Corona, Ketua KPU Arief Budiman Membaik dan Kini Isolasi Mandiri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Masih Positif Corona, Ketua KPU Arief Budiman Membaik dan Kini Isolasi Mandiri (489295)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman saat menyampaikan Sosialisasi Pencalonan Pemilihan 2020 di Gedung KPU, Jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Sudah sebulan Ketua KPU RI, Arief Budiman, tak terdengar kabarnya sejak mengumumkan diri terinfeksi virus corona pada 18 Oktober 2020. Arief bahkan dirawat di RSPAD untuk penanganan intensif.
ADVERTISEMENT
Bagaimana kabarnya kini?
Pelaksana Harian (Plh) KPU, Ilham Saputra, mengatakan kondisi Arief Budiman sudah membaik, namun tes swab terakhirnya menunjukkan masih ada corona dalam tubuhnya.
"Pak Arief alhamdulillah sudah sehat, tapi swab terakhir masih positif," ucap Ilham kepada kumparan, Kamis (22/10).
Kondisi sehat itu ditandai Arief sudah keluar dari RSPAD Gatot Subroto dan kini menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.
Ilham memohon doa dari masyarakat Indonesia agar Arief kembali pulih tanpa corona, serta bisa menjalankan aktivitas seperti biasa menyelesaikan tugas-tugas KPU.
"Jadwal swab berikutnya 24 Oktober," tutup Ilham.
Masih Positif Corona, Ketua KPU Arief Budiman Membaik dan Kini Isolasi Mandiri (489296)
Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Ilham Saputra di Gedung KPU,Jakarta, Senin (13/5/19). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Sebelumnya, Arief mengumumkan dirinya positif corona di grup WhatsApp jurnalis. Hasil tes diketahui setelah Arief tes swab sebagai syarat mengikuti rapat tatap muka di Istana Kepresidenan hari ini.
ADVERTISEMENT
"Tanggal 17 September malam hari saya melakukan tes swab untuk digunakan sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor tanggal 18 September (hari ini) dengan hasil positif (COVID-19)," ucap Arief dalam pesan singkat, Jumat (18/9).
Esok harinya, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi juga mengumumkan diri positif corona. Namun, Pram sudah sembuh dan negatif sejak dua pekan lalu.