Masinton: Mahfud MD Akan Mundur dari Menko Polhukam Sebelum 14 Februari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Politikus PDIP Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/6/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Politikus PDIP Masinton Pasaribu di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/6/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Masinton Pasaribu, memastikan Mahfud MD akan mundur sebagai Menko Polhukam. Dia mengatakan Mahfud kemungkinan akan mundur menjelang pencoblosan 14 Februari 2024.

"Saya enggak tahu persis (kapan akan mundur) tapi tentu sebelum hari pencoblosan saya mendengarnya akan mengambil sikap untuk mundur sebagai menteri," kata Masinton di Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat secara tatap muka melalui acara 'Tabrak Prof' di Bento Kopi Lampung, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Kamis (25/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Masinton mengatakan memang idealnya seorang pejabat yang maju sebagai capres cawapres mundur dari kabinet untuk menjaga etika.

"Ya jadi idealnya harus mundur kapan mundurnya ya kita tunggu. Kita berharap sebelum hari pencoblosan. Nah menteri-menteri yang mundur tentu yang nuraninya sedang bekerja untuk menjaga etik demokrasi," ucap dia.

"Dan tentu yang memiliki moralitas tinggi. Kita harus apresiasi menteri-menteri yang mundur," sambungnya.

Politikus PDIP itu menuturkan selain Mahfud ada beberapa menteri yang sudah mengungkapkan keinginan untuk mundur. Meski ia tak menyebut siapa menteri yang ia maksud.

"Dan juga beberapa menteri saya dengar juga sudah ingin mundur juga jadi memang nurani para menteri itu sedang bekerja ingin jaga moralitas etika dalam mengelola negara," ujarnya.