Masinton soal Gerakan Salam 4 Jari: Keinginan Rakyat Lawan Kekuasaan yang Pongah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Masinton Pasaribu, menanggapi munculnya gerakan "Salam 4 Jari", yang bisa diartikan sebagai bersatunya pendukung paslon 01 Anies-Cak Imin dan paslon 03 Ganjar-Mahfud MD di media sosial.

Masinton mengatakan, gerakan itu merupakan suara rakyat sebagai bentuk perlawanan terhadap kemunduran demokrasi.

"Tentu rakyat hari ini memiliki aspirasi bagaimana harus bersama-sama baik pendukung paslon 1 dan 3 itu diajak bersama-sama itu adalah suara-suara rakyat di akar rumput," kata Masinton dalam diskusi di Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

"Ingin persatuan untuk menjaga kedaulatan rakyat dan menjaga demokrasi dari tindakan-tindakan yang tidak beretika, tindakan-tindakan yang ingin mengangkangi demokrasi," sambungnya.

Dia menuturkan, saat ini muncul gerakan masyarakat untuk melawan kekuasaan yang angkuh. Politikus PDIP itu mengatakan, masyarakat ingin 2024 merupakan kemenangan rakyat.

"Jadi sekarang muncul keinginan melawan kekuasaan yang pongah yang melanggar etika, dan rakyat hari ini memandang pemilu sebagai perjuangan untuk kedaulatan rakyat," ucap dia.

Politikus PDIP itu pun tak masalah dengan harapan agar para pendukung Anies dan Ganjar bersatu di putaran kedua.

"Jadi kalau muncul di sosmed percakapan-percakapan di warung-warung ingin 1 [dan] 3 bergabung itu adalah aspirasi rakyat, suara rakyat di akar bawah akar rumput yang menginginkan adanya persatuan di kalangan rakyat melawan kelompok-kelompok antidemokrasi," tandas Masinton.