Masjid di Arab Saudi Dibuka Akhir Pekan Ini, Jemaah Wajib Bawa Sajadah Sendiri

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Umat muslim memadati area sekitar Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Kamis (27/2/2020).  Foto: ANTARA FOTO/Arief Chandra
zoom-in-whitePerbesar
Umat muslim memadati area sekitar Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Kamis (27/2/2020). Foto: ANTARA FOTO/Arief Chandra

Sekitar 90 ribu masjid di Arab Saudi, kecuali Masjidil Haram, akan mulai dibuka akhir pekan ini setelah lebih dari dua bulan ditutup akibat wabah virus corona. Masjid ini mulai disterilkan sebelum dibuka pada Minggu (31/5) mendatang.

Dilansir Saudi Gazzete, Sabtu (30/5), Menteri Agama Islam Abdullatif Al-Asheikh meminta para jemaah untuk tetap menerapkan langkah pencegahan COVID-19.

Kementerian Agama juga telah mengeluarkan sejumlah aturan bagi jemaah yang hendak ke masjid, mulai dari menjaga jaga jarak 2 meter antarjemaah, wajib memakai masker, hingga diminta membawa sajadah sendiri ke masjid.

Seorang pekerja membersihkan dan mensterilkan Ka'bah di Masjid al-Haram di kota suci Mekah, Arab Saudi. Foto: Saudi Press Agency via REUTERS

"Kami telah mengeluarkan arahan untuk orang tua dan anak-anak tidak boleh datang ke masjid dulu. Lalu, perlu memakai masker dan mencuci tangan sebelum pergi ke masjid," ungkap Al-Asheikh.

Ia menambahkan, pelajaran agama dan dakwah di masjid masih akan ditangguhkan sembari menunggu arahan lebih lanjut.

Al-Asheikh pada Jumat (29/5), juga telah melakukan inspeksi ke beberapa masjid di pinggiran Kota Riyadh untuk memantau persiapan dibukanya kembali tempat ibadah. Nantinya, jemaah sudah mulai bisa melakukan salat lima waktu termasuk salat Jumat.

Seorang muazin di Masjid Al-Rajhi yang kosong, saat salat Jumat ditunda setelah penyebaran virus corona di Riyadh, Arab Saudi, Jumat (20/3). Foto: Reuters/Ammar Awad

Dalam kunjungannya, ia meminta seluruh pihak terkait untuk mengutamakan tindakan-tindakan pencegahan virus corona. Selain itu, pejabat terkait juga diminta menyediakan materi prosedur dan instruksi pencegahan dalam beberapa bahasa untuk jemaah yang berasal dari beberapa negara.

Saat ini, pemerintah Arab Saudi mulai melonggarkan lockdown demi menuju kondisi normal. Pelonggaran ini dilakukan secara bertahap mulai 28 Mei hingga 21 Juni.

Pembukaan masjid sekaligus diizinkannya kembali pelaksanaan salat berjemaah masuk kepada fase kedua pada 31 Mei-2 Juni 2020. Dalam fase ini, warga diperbolehkan keluar rumah antara pukul 06.00 hingga 20.00 di seluruh Saudi, kecuali Makkah.

embed from external kumparan

Walau dilakukan pelonggaran, penutupan masjid masih dilakukan di seluruh wilayah kota Makkah. Masjidil Haram masih belum bisa dimasuki jemaah, otomatis pelaksanaan umrah belum bisa dilakukan.

Hingga Jumat (29/5), jumlah kasus positif virus corona di Arab Saudi mencapai 81.766 orang, atau mencatatkan penambahan 1.581 kasus baru dalam 24 jam. Pasien yang sudah dinyatakan sembuh kini berjumlah 57.103 orang, dan angka kematian 458 jiwa.

=====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.