Masjid hingga Ruas Tol Pertama di Aceh Akan Diresmikan Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan pembanguan proyek jalan tol pertama di Aceh, yakni jalan tol Banda Aceh-Sigli. Tol Banda Aceh menuju Sigli merupakan bagian dari pembangunan jalan tol Trans Sumatera.
Peresmian tol sepanjang 74 km ini akan dilakukan di daerah Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (14/12). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dan sejumlah pejabat negara lainnya akan hadir dalam peresmian tersebut.
"Rencananya groundbreaking tol Banda Aceh-Sigli tahap I, akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Presiden juga akan meresmikan sejumlah pembangunan di Aceh," kata Humas Kementrian PUPR Ahmad Jayadi saat dikonfirmasi, Jumat (12/12).

Ia menjelaskan dalam peresmian tol itu, Jokowi juga akan melakukan peresmian proyek yang sudah selesai dibangun di daerah Aceh, di antaranya peresmian flyover Simpang Surabaya dan underpass Beurawe, Mesjid At-Taqarub di Pidie Jaya, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun di Lhokseumawe.
"Peresmian sejumlah pembangunan yang sudah selesai itu ditempat yang sama, di daerah Blang Bintang, Aceh Besar," katanya.

Dari rilis yang diterima dari Kementrian PUPR, pembangunan tol Banda Aceh-Sigli ini terbagi ke dalam enam seksi, yaitu seksi Indrapuri–Blang Bintang sepanjang 13 km, seksi Blang Bintang–Kutobaro sepanjang 8 km, seksi Kutobaro–Simpang Baitussalam sepanjang 5 km. Lalu seksi Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 26 km, seksi Seulimeum–Jantho sepanjang 6 km dan seksi Jantho–Indrapuri sepanjang 16 km.
Untuk flyover Simpang Surabaya memiliki panjang 881 meter dan lebar 16,5 meter dengan 4 lajur 2 arah. Jembatan Simpang Surabaya terletak pada poros utama Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan pusat Kota Banda Aceh dengan Sigli, Lhokseumawe hingga Medan.

Sementara Masjid At-Taqarrub terletak di Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Masjid ini terdiri dari dua lantai dengan fasilitas diantaranya tempat wudhu di lantai 1 dan 2, tempat tidur, gedung perpustakaan, ruang sekretariat, parkir mobil, dan fasilitas lainnya. Kapasitas masjid ini diperkirakan 1.600 orang.
Masjid dengan luas bangunan 4.730 meter persegi dan luas lahan 5.796 meter persegi ini, menelan biaya pembangunan sekitar Rp 30,96 miliar. Pembangunan sejak Januari 2017 dan selesai Juni 2018.

