Masjid Istiqlal Buka Pendaftaran Iktikaf, Jemaah Harus Siap 10 Hari Tidak Pulang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Ismail Chawidu. Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Ismail Chawidu. Foto: Jonathan Devin/kumparan

Masjid Istiqlal membuka pendaftaran bagi jemaah yang ingin melakukan iktikaf selama Ramadan 1445 H. Iktikaf dilakukan pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

"10 hari terakhir, malam iktikaf kami sudah persiapkan," kata Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Ismail Chawidu kepada wartawan, Senin (11/3).

Ismail menuturkan, jemaah tetap bisa melaksanakan iktikaf selama mandiri. Namun, pihaknya juga membuka program untuk mengkoordinir ibadah ini.

Untuk mengikutinya, diperlukan proses seleksi secara fisik untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Suasana Masjid Istiqlal jelang tarawih pertama Ramadan 1445 H, Senin (11/3/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan

"Iktikaf yang kami kelola sendiri melalui pendaftaran dan itu registrasi. Karena kami harus menyeleksi secara fisik, ya. Karena mereka harus siap 10 hari tidak pulang-pulang di Istiqlal," ujarnya.

Kata Ismail, pengelola Masjid Istiqlal sudah mempersiapkan sejumlah hal dalam menyambut Ramadan. Mulai dari kesiapan masjid hingga masalah pengamanan

"Yang pertama persiapan secara fisik masjid kita sudah melaksanakan. Pengecekan masalah kebersihan kemudian kesiapan air, listrik, pelayanan jemaah sudah diatur sedemikian rupa," jelas Ismail.

"Bahkan kami sudah melaksanakan apel bersama instansi terkait kepolisian, Satpol PP, kemudian Koramil dan semua yang terkait di sini," pungkasnya.