Maspion Bakal Melantai di Bursa Saham

Produsen perlengkapan rumah tangga PT Maspion berencana melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offerng/IPO) tahun ini. Perseroan juga sudah menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi efek (underwriter).
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir mengatakan, meskipun sudah menunjuk underwriter, namun belum ada pertemuan lanjutan untuk aksi korporasi ini (kick off meeting).
"Jadi rencananya ada IPO sama global bond. Tapi belum kick off dua-duanya. Artinya mereka (Maspion) sudah mulai discuss sama kita. Cuma mereka akan launch atau enggak itu butuh persiapan beberapa bulan," kata Silvano ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (23/7).

Silvano menuturkan, belum dimulainya meeting ini karena belum ada keputusan dari Maspion. Namun ia memastikan, Mandiri Sekuritas tetap akan menangani baik IPO atau penerbitan global bond (obligasi valas) perusahaan jika sudah ada kepastian.
Ia juga membenarkan rencana perusahaan yang ingin IPO tahun ini.
"Tahun ini, cuma harus sudah mulai kick off meeting dari sekarang kan. Kalau mau listing sekitar November-Desember kan. So far belum mulai persiapannya," papar Silvano.
Terkait nilai global bond, menurutnya, paling tidak Maspion akan menerbitkan obligasi senilai 150 juta dolar (Rp 2 triliun). Rencananya global bond ini akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura.
"Rumus kasarnya global bond kan enggak bisa di bawah 150 juta dolar AS karena enggak likuid. Kalau enggak likuid investor enggak berminat beli," terangnya.
