Massa Aksi 100 Hari Genosida Gaza Padati Depan Kedubes AS

13 Januari 2024 9:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
ADVERTISEMENT
Sejumlah massa dari berbagai ormas Islam menggelar aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat pada Sabtu (13/1) pagi.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan, sekitar pukul 09.25 WIB, massa Hari Aksi Global untuk Gaza atau 100 Hari Genosida Gaza ini sudah memadati Jalan Medan Merdeka Selatan sejak pukul 05.30 WIB. Ruas jalan ini memang ditutup pihak kepolisian selama aksi unjuk rasa berlangsung.
Terlihat, para massa aksi yang hadir membawa sejumlah atribut. Mulai dari bendera Palestina hingga poster-poster bernada dukungan.
"Kami bersama Palestina," tulis poster yang dibawa salah satu massa aksi.
Aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Adapun aksi ini dilakukan dalam rangka memperingati 100 hari genosida yang sudah terjadi di Gaza. Tak hanya laki-laki, aksi ini juga banyak dihadiri ibu-ibu dan anak.
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW), juga ikut hadir dalam aksi tersebut. Dalam orasinya, ia menyatakan sikap tegas Indonesia untuk menolak penjajahan oleh Israel terhadap Palestina.
ADVERTISEMENT
"Bangsa Indonesia saat ini bersama bangsa-bangsa dunia harus menolak kejahatan penjajahan Israel terhadap Gaza, terhadap Palestina," ujar HNW dalam orasinya.
HNW turut mengucapkan terima kasih kepada Majelis Ormas Islam (MOI) dan Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis (KIBBM) dan seluruh umat Islam ataupun tokoh yang hadir meramaikan 100 Hari Genosida Gaza itu.
Aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Selain itu, HNW juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang melalui Menteri Luar Negerinya kembali menyampaikan sikap tegas Indonesia dalam menolak teror Israel untuk mengusir warga Palestina.
"Itu yang memang harus dilakukan sejak awal karena Indonesia sikapnya sudah jelas, dari awal membela Palestina," tegas HNW.
Sejumlah anggota kepolisian juga terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa.
ADVERTISEMENT
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya mengerahkan 1.391 personel gabungan untuk mengamankan aksi tersebut.
Aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
"Kami siapkan 1.391 personel gabungan untuk mengamankan aksi ini. Nantinya personel akan ditempatkan di sejumlah titik, di antaranya depan Dubes AS, Patung Kuda, Istana Negara, Bundaran HI, Patung Tani, lapangan Banteng dan Harmoni," kata Susatyo lewat keterangannya.
Aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2024). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Susatyo mengimbau pengendara yang ingin melintas di Jalan Merdeka Selatan terpaksa diarahkan ke Jalan Merdeka Timur. Sedangkan lalu lintas di Patung Kuda akan diarahkan ke Harmoni.
"Untuk arus lalu lintas dari arah patung Tani yang akan menuju Jalan Merdeka Selatan kita arahkan lurus menuju Jalan Merdeka Timur, kemudian arus lalu lintas dari Patung kuda yang akan mengarah ke Jalan Merdeka Selatan kita tutup dan diarahkan ke arah Harmoni," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Aksi berlangsung hingga pukul 09.00 WIB. Saat ini massa aksi mulai berangsur meninggalkan lokasi.