Massa Aksi May Day di Medan Bubarkan Diri, Situasi Kondusif
·waktu baca 1 menit

Aksi May Day di Jalan Balai Kota, Kota Medan, pada Jumat (1/5) berjalan kondusif. Massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 17.41 WIB.
Aksi ini sempat diwarnai dengan pembakaran ban. Namun, tidak terjadi kericuhan.
Pimpinan aksi, Dedi Herdianto, berharap agar para buruh mendapatkan keadilan hukum.
"Kita mau mewakili aspirasi, keluhan kawan-kawan yang bekerja di sektor kelapa sawit. Banyak terjadi intimidasi. Artinya, kita tidak berharap lagi kepada negara, tetapi bagaimana kawan-kawan masih setia dalam perjuangan menuntut haknya. Karena sampai hari ini tidak ada perwakilan dari negara yang hadir untuk menjawab persoalan-persoalan kawan-kawan yang terjadi," kata Dedi dalam orasinya.
Sebelumnya, Peringatan May Day atau Hari Buruh Nasional 2026 di Sumatera Utara yang digelar di Gedung Serbaguna Pemprov, Deli Serdang, dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution.
Sebanyak 77 serikat buruh dan pekerja di Sumatera Utara menuntut enam poin terkait kesejahteraan buruh. Salah satunya, yakni BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan harus menghapus segala persyaratan yang dianggap mempersulit dan merugikan buruh.
