Massa Aliansi Santri Gus Dur Gelar Aksi, Minta Ketum dan Sekjen PBNU Mundur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Demo Aliansi Santri Gus Dur di depan gedung PBNU, Jakarta pada Jum'at (2/8). Foto: Abid Raihan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Demo Aliansi Santri Gus Dur di depan gedung PBNU, Jakarta pada Jum'at (2/8). Foto: Abid Raihan/kumparan

Massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur menggelar aksi di depan Gedung PBNU, Jakarta pada Jumat (2/8). Dalam tuntutannya, mereka meminta Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Gus Ipul mundur dari jabatannya.

Pantauan di lokasi, massa datang pada pukul 14.30 WIB. Demo ini tidak memblokade jalan, sehingga Jalan Kramat Raya, Jakarta tetap dapat dilewati.

Suasana demo Aliansi Santri Gus Dur di depan gedung PBNU, Jakarta pada Jum'at (2/8). Foto: Abid Raihan/kumparan

Peserta unjuk rasa membawa berbagai banner berisi protes dan tuntutan. Salah satunya tertulis "Ketum PBNU jangan jadi agen pemerintah".

Peserta unjuk rasa tidak begitu ramai. Mereka datang menggunakan sebuah Bus Pariwisata.

Suasana demo Aliansi Santri Gus Dur di depan gedung PBNU, Jakarta pada Jum'at (2/8). Foto: Abid Raihan/kumparan

Berikut adalah tuntutan lengkap demo tersebut:

  1. Meminta Ketum dan Sekjen PBNU Mundur;

  2. Meminta PBNU segera melaksanakan Muktamar Luar Biasa (MLB) NU;

  3. Meminta PBNU untuk Menindak Tegas Oknum Pengurus yang diduga Membelokkan Sejarah NU;

  4. Meminta PBNU untuk Mendukung Pansus Haji yang dilakukan Oleh DPR RI untuk melakukan upaya Perbaikan dan Pembenahan Haji di Indonesia;

  5. Meminta Keadilan dan tidak ada diskriminasi atas tindakan Semu.