Massa Bela Palestina Terus Berdatangan ke Monas, Lalin Sekitar Tugu Tani Padat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana lalu lintas di sekitar Tugu Tani, Minggu (5/11/2023). Foto: Hedi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana lalu lintas di sekitar Tugu Tani, Minggu (5/11/2023). Foto: Hedi/kumparan

Masyarakat berbondong-bondong menuju kawasan Monas, Jakarta Pusat. Mereka hendak ikut serta dalam Aksi Bela Palestina, Minggu (5/11).

Pantauan di sekitar kawasan Tugu Tani, massa aksi masih terus berdatangan. Imbasnya, kepadatan lalu lintas terjadi di sekitar Monas.

Kendaraan merayap padat dari Jalan Kebon Sirih menuju Pasar Senen. Kepadatan sama juga terjadi arah Pasar Baru.

Kepadatan karena massa aksi yang berjalan menuju Monas. Kendaraan massa aksi yang diperkirakan di bahu jalan juga turut menjadi penyebab kepadatan.

Suasana lalu lintas di sekitar Tugu Tani, Minggu (5/11/2023). Foto: Hedi/kumparan

Sebelumnya, Polda Metro Jaya (PMJ) telah menyiapkan rekayasa lalu lintas hari ini terkait Aksi Bela Palestina ini.

Berikut rekayasa lalin yang akan diterapkan saat Aksi Bela Palestina;

  • Harmoni arah Majapahit dialihkan ke Juanda dan Suryopranoto

  • Budi Kemuliaan arah Gambir dialihkan ke Merdeka Barat, Majapahit, dan Harmoni

  • Merdeka Selatan, kedua arah timur dan barat dialihkan

  • Arus lalu lintas dari arah Tugu Tani menuju Merdeka Selatan diluruskan ke arah Merdeka Timur

Tuntutan Aksi

Salah satu tuntutan yang diserukan oleh massa aksi yakni menghentikan agresi militer Israel ke Palestina. Selain itu, menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk memboikot dan tidak membeli produk-produk Israel.

"Demi kemanusiaan, perdamaian, dan keadilan kami menentang keras penjajahan Israel atas Palestina dan mengecam keras politik Apartheid, Genosida, Holocaust, serta Terorisme yang terus dilakukan Israel. Maka kami menyerukan kepada pemerintah negara-negara Islam, negara-negara Arab, untuk membatalkan hubungan diplomatik dan atau tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel sampai negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdiri tegak. Sebagai bentuk solidaritas bagi Palestina seyogyanya bangsa Indonesia sebagai bangsa cinta damai dan keadilan memboikot dan tidak membeli produk-produk Israel, dan produk-produk pakaian, makanan, dan minuman yang menyumbang kepada Israel," demikian salah satu poin tuntutan massa aksi.