Massa PA 212 Demo di Depan Gedung DPR Tuntut RUU HIP Dibatalkan

Persaudaraan Alumni 212, Front Pembela Islam (FPI) beserta ormas Islam lainnya berdemo menuntut pembatalan Rancangan Undang-undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).
Pantauan dari akun @TMCPoldaMetro, massa sudah memenuhi gerbang depan Gedung DPR. Mereka datang dengan membawa berbagai atribut mulai bendera hingga spanduk berisi penolakan RUU HIP. Massa antara lain memprotes tidak dicantumkannya TAP MPRS Nomor 25/1966 tentang pembubaran PKI dalam draf RUU itu.
Beruntung, massa tidak sampai menutup Jalan Gatot Subroto di depan DPR. Arus lalu lintas terlihat masih lancar. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yudo juga tampak berada di lokasi.
Ketua PA 212 Slamet Maarif memastikan aksi tersebut mematuhi protokol kesehatan.
“Insyaallah. Nanti lihat di lapangan ya,” kata Slamet kepada kumparan, Rabu (24/6).
Dihubungi terpisah, pengurus FPI Habib Novel Bamukmin menyebut, terdapat puluhan tokoh yang akan hadir dalam demo tersebut. Tokoh yang dimaksud seperti ekonom Rizal Ramli hingga artis Ahmad Dhani.
Novel menambahkan, ribuan orang juga diperkirakan hadir dalam unjuk rasa di DPR. Meski begitu, ia memastikan massa aksi mematuhi protokol kesehatan.
“Ada tokoh nasional 30 orang,” ujar Novel.
“(Ikut juga) Puluhan ribu (peserta) dengan protap COVID-19,” tambah Novel.
Sebelumnya, Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, aksi unjuk rasa bersama ormas Islam lainnya ini mendesak DPR membatalkan RUU HIP.
“Iya, mendesak agar DPR mencabut membatalkan RUU HIP,” kata Slamet kepada kumparan, Selasa (22/6).
Slamet menuturkan, permohonan izin aksi unjuk rasa untuk hari ini telah diajukan ke Polda Metro Jaya. Pihaknya memastikan akan mentaati protokol kesehatan selama berjalannya aksi.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
