Masuk Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Wartawan Hilang di Anak Krakatau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apel persiapan tim SAR gabungan untuk pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026). Foto: BPBD Banten
zoom-in-whitePerbesar
Apel persiapan tim SAR gabungan untuk pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026). Foto: BPBD Banten

Tim SAR gabungan memperluas area pencarian rombongan lima wartawan dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Banten. Memasuki hari ketiga pencarian, Kamis (10/9), operasi dibagi menjadi enam sektor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan perluasan sektor dilakukan untuk mengoptimalkan pencarian terhadap seluruh orang yang masih hilang.

“Memasuki hari ketiga, kami memperluas area pencarian dan mengerahkan lebih banyak unsur serta sarana. Seluruh kekuatan yang tersedia kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ucap Al Amrad.

Total area yang menjadi sasaran pencarian mencapai sekitar 2.483 nautical mile persegi. Penyisiran pun melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut (AL), Polairud, BPBD, Potensi SAR, nelayan, hingga masyarakat.

Prajurit TNI AL awak KRI Lepu-861 menggunakan teropong saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Foto: Dispenal

Sejumlah kapal dan Rigid Inflatable Boat (RIB) dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan. Tim juga menggunakan drone thermal serta peralatan SAR air, medis, dan komunikasi.

Dalam operasi hari ketiga, wilayah operasi dilaporkan cerah berawan tebal dengan angin dari selatan ke utara sekitar 15 knot. Sementara itu, ketinggian gelombang mencapai 2,5-4 meter.

Al Amrad memastikan kondisi cuaca terus dipantau selama proses pencarian berlangsung.

Tim SAR gabungan memperluas pencarian delapan orang yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026). Foto: Dok. Basarnas Banten

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, namun upaya pencarian akan terus kami lakukan secara maksimal,” jelas Al Amrad.

“Kami berharap seluruh korban segera ditemukan dan dapat kembali kepada keluarga,” tambahnya.