News
·
18 Februari 2021 13:57

Mau Jadi Relawan Uji Klinis III Vaksin Corona Anhui di Bandung? Ini Caranya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mau Jadi Relawan Uji Klinis III Vaksin Corona Anhui di Bandung? Ini Caranya (48343)
Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran. Foto: Wikipedia
Fakultas Kedokteran Unpad akan melakukan uji klinis fase III untuk vaksin rekombinan COVID-19 yang dikembangkan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co. Ltd. Mereka masih mencari 4.000 relawan non tenaga kesehatan.
ADVERTISEMENT
Peneliti utama uji klinis fase III vaksin rekombinan COVID-19 Anhui dr. Rodman Tarigan, Sp.A(K), M.Kes menjelaskan, vaksin Anhui berbeda cara pengembangannya dengan vaksin Sinovac.
"Anhui mengembangkan jenis vaksin rekombinan atau sub unit protein. Artinya, platform vaksin ini diambil dari spike glikoprotein atau bagian kecil virus yang akan memicu kekebalan tubuh saat disuntikan ke tubuh manusia. Ini berbeda dengan jenis vaksin Sinovac yang diambil dari virus yang dimatikan," kata Roadman dikutip dari situs Unpad.
Rodman menuturkan, penelitian uji klinis fase III vaksin rekombinan COVID-19 Anhui sudah mendapat persetujuan dari Komite Etik RS Hasan Sadikin dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pendaftaran relawan sudah dibuka hingga 31 April mendatang.
Relawan uji klinis sendiri ditargetkan berusia 18 tahun ke atas serta tanpa batasan maksimal usia dan khusus warga Bandung. “Artinya di atas 60 tahun boleh ikut menjadi relawan,” imbuh Rodman.
ADVERTISEMENT
Relawan sendiri dipastikan bukan penerima atau relawan uji klinis vaksin Sinovac. Selain itu, tim juga akan memastikan bahwa relawan tidak positif COVID-19.
Pada prosesnya, relawan akan mendapatkan vaksin atau plasebo (vaksin kosong). Bagi relawan penerima plasebo akan mendapatkan vaksin setelah proses uji klinis selesai.
Untuk Kota Bandung, lokasi penyuntikan uji klinis akan dipusatkan di 6 rumah sakit, antara lain RS Hasan Sadikin, RS Immanuel, RS Advent, RS Al-Ihsan, RS Unggul Karsa Medika, dan RSIA Limijati.
Setiap relawan akan menjalani 3 kali penyuntikan. Setiap penyuntikan akan dilakukan per satu bulan dan akan dilakukan pemantauan selama 14 bulan. Tim akan melihat bagaimana tingkat kekebalan, keamanan, dan efikasinya.
“Kita berharap efikasinya bisa di atas standar WHO, mudah-mudahan bisa melebihi vaksin Sinovac,” ujar Rodman.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, hasil pemantauan pertama direncanakan akan diserahkan ke BPOM pada September 2021. Diharapkan, BPOM akan mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) atau izin darurat penggunaan vaksin terhitung pada September dan paling lambat Desember 2021.
Disampaikan Roadman, berikut link google form pendaftaran untuk kamu yang tertarik jadi relawan uji klinis vaksin Anhui:
1. RSHS:
http://bit.ly/pendaftarancalonsubjekanhui
2. RS Immanuel:
https://bit.ly/FKCSP_RSI
3. RS Advent:
http://tinyurl.com/vaksinanhui
4. RS Al Ihsan:
http://bit.ly/PENDAFTARAN_PENELITIAN_VAKSIN_2021
5. RS Unggul Karsa Medika: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSceqjazA9Uo6cj3_x9X8-FBAOy03Rf_GrThk9G0yeuRCDu2Iw/viewform?usp=pp_url
6. RSIA Limijati:
https://forms.gle/KuCA9uLd2ibaTPX67