Max Sopacua Bantah Terlibat Isu Kudeta Demokrat: Yang Sebut Nama Saya Bodoh

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Eks kader Partai Demokrat, Max Sopacua saat memimpin konferensi pers mengenai Partai Demokrat di Cikini, Jakarta, Kamis (13/6). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Eks kader Partai Demokrat, Max Sopacua saat memimpin konferensi pers mengenai Partai Demokrat di Cikini, Jakarta, Kamis (13/6). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Eks kader Partai Demokrat Max Sopacua membantah keterlibatannya dalam gerakan politik yang berniat menggulingkan kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Isu kudeta Demokrat muncul usai AHY menggelar konferensi pers kemarin.

Kepada kumparan, Max menegaskan pihak yang menyebut-nyebut namanya tersebut sangat bodoh dan tidak punya moral.

"Saya baru tahunya kemarin. Saya lagi di lapangan golf, saya enggak tahu apa-apa. Cuma tiba-tiba ada yang telepon dan nama saya disebut-sebut, yang nyebut nama saya itu enggak punya moral orang yang bodoh, tolol, kasih tahu," kata Max, Selasa (2/2).

kumparan post embed

Max menilai pihak yang menudingnya terlibat dalam isu kudeta Demokrat harusnya melakukan investigasi mendalam terlebih dulu. Seharusnya, mereka tak sembarang menyimpulkan ia berniat menggulingkan AHY.

"Caranya kalau menyebutkan nama orang investigasi dulu, cari data baru menyebutkan nama orang di media. Jadi cari selamat untuk mencari panggung menyebut kan nama orang," ujarnya.

Max mengakui selama di Partai Demokrat dia memang sering memiliki sikap yang berlawanan dengan pengurus. Namun demikian, sejak sebulan lalu dia sudah tidak melibatkan diri lagi di partai tersebut.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta. Foto: Muhammad Adimaja/Antara Foto

"Saya memang di Demokrat terkenal sebagai salah satu fungsionaris figur yang dulu punya kiblat sendiri ya. Sekarang disebut nama-nama saya, malah saya pikir itu orang gila kali nyebut nama saya. Itu dia enggak ngerti apa-apa," ujarnya.

"Main sebutkan saja, dasar orang orang enggak punya visi. Seperti itu hanya mencari kepentingan diri sendiri, cari selamat, cari muka dia bikin statement," tambahnya.

Max mengaku merasa kesal dan terganggu dengan berbagai pemberitaan yang melibatkan namanya. Apalagi, hal tersebut tak sesuai dengan fakta.

"Enak saja. Saya tuh sudah berhenti dari partai ketika AHY memimpin. Saya berhenti bukan 3 tahun lalu tapi setahun lalu ketika AHY bikin kepengurusan nama saya tak ada," ujarnya.

"Karena awalnya sebelum kongres itu saya anggota Majelis Tinggi. Setelah AHY berkuasa nama saya dihilangkan. Saya enggak protes, saya pindah dong. Orang lain butuh saya kok," pungkasnya.