May Day 2019, KSPI Tuntut Kesejahteraan Buruh dan Pemilu Jujur

Peringatan May Day yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini berlangsung di Lapangan Tenis Indoor, Senayan. Dalam peringatan tahun ini, KSPI mengusung isu utama yaitu kesejahteraan buruh serta pemilu yang jujur dan damai.
“Isu utama yang disuarakan yaitu kesejahteraan buruh dan demokrasi yang jujur dan damai. Bagi kami, buruh KPSI punya kepentingan pastikan demokrasi jujur baik Pilpres dan Pileg tidak boleh rugikan suara rakyat dan caleg-caleg,” ungkap Presiden KSPI, Said Iqbal, saat gelar konferensi pers di Lapangan Tenis Indoor, Rabu (1/5).
Selain itu, KSPI juga membawa poin-poin tuntutan lain. Tuntutan yang akan disampaikan pemerintah mulai dari jaminan kesehatan hingga regulasi dan payung hukum bagi pengemudi ojek online.
“Kedua adalah hapus outsourcing dan pemagangan. Pemagangan harus dilawan, karena itu sangat merugikan kita. Lalu, peningkatan jaminan kesehatan dan jaminan pensiun. Keempat turunkan harga listrik dan sembako. Selanjutnya peningkatan status hukum status tenaga guru honor dan ojek online serta menuntut yang jujur dan damai,” terang Iqbal.
Peringatan hari buruh yang dikomandoi KSPI bersama massa dari sejumlah organisasi buruh seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Lembaga Kemanusian Pekerja Indonesia (LKPI), akan berpusat di Lapangan Tenis Indoor Senayan. Diperkirakan massa buruh yang memadati Lapangan Tenis Indoor kali ini mencapai 40.000 orang.
Selain itu, siang nanti akan hadir capres 02 Prabowo Subianto. Prabowo juga akan memberikan pidato di hadapan puluhan ribu massa buruh.
“Pak Prabowo akan hadir udah form jam 12.00 WIB akan pidato kebangsaan,” imbuhnya.

