Mayat di Karangwuni Dipastikan Korban yang Hilang Terseret Ombak Pantai Glagah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dua orang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Glagah, Kulon Progo, Minggu (27/3). Foto: Basarnas Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dua orang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Glagah, Kulon Progo, Minggu (27/3). Foto: Basarnas Yogyakarta

Tim SAR Gabungan memastikan mayat yang ditemukan di perairan Karangwuni tadi pagi merupakan satu dari dua korban kakak adik yang hilang terseret ombak di Pantai Glagah, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu (27/3) lalu.

"Setelah dilakukan identifikasi jenazah yang ditemukan tadi adalah korban terseret ombak Pantai Glagah atas nama Oktafiansah Rahmada Zahwan (18), alamat Jalan Gedong Kuning No 58, Kotagede, Yogya," kata Koordinator Operasi SAR dari Kantor Basarnas Yogyakarta Arif Rahma dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/3).

Identitas mayat telah dipastikan setelah orang tua korban datang ke rumah sakit.

"Korban dipastikan setelah orang tuanya datang ke RSUD Wates dan memastikan jenazah tadi adalah anaknya," katanya.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dua orang wisatawan yang terseret ombak di Pantai Glagah, Kulon Progo, Senin (28/3/2022). Foto: Basarnas Yogyakarta

Arif menjelaskan bahwa dalam pencarian hari ketiga ini ada lima tim Search and Rescue Unit (SRU) yang dikerahkan. Pencarian mulai dari penyisiran hingga pemantauan udara melalui drone.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung. Jenazah menggunakan kaus hitam, celana pendek biru dan kulit sudah mengelupas.

Jarak lokasi penemuan korban dari tempat kejadian terseret ombak mencapai kurang lebih 1 kilometer.

"Korban ditemukan mengapung di perairan Karangwuni, yang jarak dari lokasi kejadian ke lokasi penemuan kurang lebih 1 kilometer," kata Koordinator Operasi SAR Linmas Glagah Aris Widyatmoko.

Saat ini, korban kedua masih dicari.

Korban Adik Kakak

Diberitakan sebelumnya, dua orang wisatawan dilaporkan terseret ombak di Pantai Glagah, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu (27/3).

Dua wisatawan tersebut merupakan kakak beradik bernama Ivander Tristan Zahwan (9) dan Oktafiansah Rahmadan Zahwan (18), asal Kotagede, Kota Yogyakarta.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L Wahyu Efendi menjelaskan bahwa SAR Satlinmas Wilayah 5 Pantai Glagah melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan dua orang wisatawan terseret ombak pukul 12.48 WIB.

"Kronologi yang kami dapat korban pertama sedang duduk di pinggir pantai tiba-tiba ombak besar datang sehingga terseret sampai di bibir pantai. Korban kedua yang berada di dekatnya menolong korban pertama," kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya.

Sebenarnya korban kedua sudah sempat menggenggam tangan korban pertama. Namun, nahas keduanya justru terseret arus ke selatan setelah terkena ombak besar sehingga masuk ke palung laut. Kedua korban terpisah dan hilang.

"Anggota Satlinmas menolong ke selatan namun korban sudah hilang. Kedua korban adalah kakak beradik," kata Wahyu.