Mayat Satpam di Lahan Sawit Sumbar: Mata Hilang, Telinga Sudah Tak Ada

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock

Satpam Plasma Koperasi Unit Desa (KUD) Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), bernama Aliwarman (45 tahun), ditemukan tewas mengenaskan pada Senin sore (29/4).

Kondisi korban saat ditemukan: Tergeletak di lahan sawit dengan dua bola mata dan telinganya telah hilang. Kasus ini kini sedang diselidiki Polres Agam.

Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Efrian Mustaqim Batiti, mengatakan korban ditemukan sudah tidak bernyawa pada pukul 16.30 WIB. Saat itu, terdapat seorang warga yang hendak memancing di sekitar lokasi kejadian.

"Ini kasus penemuan mayat dalam kondisi tidak wajar. (Mata dan telinganya hilang) benar, itu faktanya," ujar Efrian saat dihubungi kumparan, Selasa (30/4).

Disinggung apakah korban diduga dibunuh, Efrian enggan memberikan statement terkait hal tersebut. Sebab, pihaknya belum menemukan fakta kuat di lapangan, meskipun kondisi korban tewas dengan kondisi mengenaskan.

"Sementara kami cari terus, kami selidiki. Fakta-fakta masih dicari di lapangan. Dugaan ada hal yang mengarah (pembunuhan) tersebut, sampai sekarang belum ada. Kematian tidak wajar saja," kata Efrian.

Ia mengungkapkan, jenazah korban saat ini akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan autopsi.

"Sekarang mau autopsi, dibawa ke RS Bhayangkara Padang," kata Efrian.

Lokasi ditemukannya korban adalah lahan milik Plasma KUD. Area lahan tersebut merupakan lahan sawit.

"Jadi kami belum berani menyampaikan statement seperti itu (dugaan pembunuhan)," ujarnya.