kumparan
News18 Februari 2019 18:02

MbS Perintahkan Bebaskan Ribuan Napi Pakistan di Saudi

Konten Redaksi kumparan
Mohammed bin Salman
Mohammed bin Salman, putra mahkota Kerajaan Arab Saudi. Foto: Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) memerintahkan pembebasan lebih dari 2.100 narapidana Pakistan. Ribuan orang tersebut saat ini dipenjara di seluruh Saudi.
ADVERTISEMENT
Kementerian Informasi Pakistan menyatakan, MbS menyampaikan perintah itu saat berkunjung ke Islamabad, Senin (18/2).
"Putra Mahkota telah memerintahkan pembebasan 2.107 narapidana Pakistan yang diminta langsung oleh PM Imran Khan," sebut Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudhury seperti dikutip dari Reuters, Senin (18/2).
Mohammed Bin Salman, Imran Khan, Perdana Menteri Pakistan
Mohammed Bin Salman (kiri) bertemu Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan (kanan), di Rawalpindi, Pakistan. Foto: Press Information Department (PID)/Handout via REUTERS
Isu pembebasan tahanan Pakistan di Timur Tengah khususnya di Saudi merupakan masalah sensitif. Sebab, persepsi berkembang di Pakistan tahanan di Saudi kebanyakan adalah warga miskin, yang tidak memiliki akses bantuan hukum.
Tidak ada data resmi berapa banyak pekerja Pakistan yang berangkat ke Saudi setiap tahunnya. Biasanya pekerja asal Pakistan bekerja di bidang konstruksi atau asisten rumah tangga.
Sementara itu, walau sudah ada komentar dari Pakistan, Kerajaan Saudi belum memberikan pernyataan resmi mengenai pembebasan ribuan napi tersebut.
ADVERTISEMENT
Lawatan MbS ke Pakistan sendiri menghasilkan kesepakatan bisnis antar ke dua negara. Saudi setuju investasi senilai USD 20 miliar.
Pakistan, Islamabad
Potret Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (kanan) dan ayahnya dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz di jalan menjelang kedatangan pangeran di Islamabad. Foto: AFP/AAMIR QURESHI
Nilai tersebut jauh lebih besar dari yang diperkirakan. Sebelumnya Saudi diprediksi hanya akan memberikan dana investasi sebesar USD 10 miliar.
Selama berada di Pakistan MbS adalah salah satu tamu negara teristimewa. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyambut langsung MbS di bandara militer di kota Rawalpindi. Khan juga yang menyupiri MbS dengan mobilnya ke Islamabad, tentunya dengan pengawalan super ketat.
Pakistan menjadi negara pertama dalam tur Asia MbS pekan ini. MbS awalnya dijadwalkan mengunjungi Indonesia dan Malaysia, namun ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan