Median: PDIP Melesat Bukan karena Tokoh, KIB Tak Pengaruhi Elektabilitas Golkar

29 November 2022 15:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi PDIP Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PDIP Foto: Fitra Andrianto/kumparan
ADVERTISEMENT
Media Survei Nasional (Median) merilis survei terbaru terkait peta terkini persaingan partai dan capres Pemilu 2024, Selasa (29/11). Salah satu poin yang dibahas adalah tren elektabilitas parpol menjelang Pemilu 2024.
ADVERTISEMENT
PDIP menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 22,5 persen. PDIP mengalami kenaikan suara sebesar 2,9 persen dari 19,6 persen di bulan Maret 2022. Diikuti Gerindra dengan 14,4 persen, dan Golkar dengan 11,2 persen.
Kenaikan suara PDIP disebabkan karena banyaknya kader partai banteng yang memberi bantuan. Sedangkan faktor karena sosok presiden Jokowi sebesar 13,9 persen.
"Faktor capres bukanlah menjadi faktor utama pilihan orang terhadap PDIP," kata Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, di Jakarta Pusat, Selasa (29/11).
Survei tren elektabilitas parpol Median Survei Nasional (Median). Foto: Dok. Median
Berbeda dengan PDIP, Golkar juga mengalami kenaikan suara yang cukup signifikan dari 8,8 persen menjadi 11,2 persen. Hal tersebut dikarenakan loyalitas para pendukungnya, dan juga kekuatan tokoh lokal Golkar.
"Manuver KIB juga belum menjadi alasan utama kenaikan suara Golkar, karena 3 alasan utama orang memilih Golkar ialah pilihan dari dulu, pemberian bantuan, dan kekuatan tokoh lokal Golkar," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Survei Median ini dilakukan pada 9-17 November 2022. Ada 1.200 responden dipilih secara acak dan responden terpilih diwawancarai tatap muka.
Penarikan sampel survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei tersebut sebanyak 1.200 orang. Responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.83% pada tingkat kepercayaan 95 persen.