Mega Beri Kode 'Orang Kurus Kering' saat Tunjuk Jokowi sebagai Capres

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi di Rakernas PDIP di Sanur, Bali. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi di Rakernas PDIP di Sanur, Bali. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

PDIP secara resmi mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres di Pilpres 2019. Deklarasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP di Sanur, Bali, Jumat (23/2).

Politikus PDIP Ganjar Parnowo yang turut hadir dalam acara tersebut mengaku, kaget dengan pendeklarasian Jokowi sebagai capres. Menurutnya, pendeklarasian tersebut akan disampaikan saat penutupan rakernas pada Minggu (25/2).

"Tadi Ibu Mega itu mengejutkan. Karena, kita pikir keputusan besar itu akan muncul di penutupan (rakernas). Saya duduk di depan," ungkap Ganjar saat ditemui di Hotel Prime Sanur, Bali, Jumat (23/2).

Ganjar Pranowo (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Ganjar mengaku, Megawati sempat memberikan kode 'orang kurus kering' saat menetukan capres yang akan diusung PDIP. Mendengar hal tersebut, kata Ganjar, para kader PDIP yang hadir langsung bertepuk tangan. Sebab, kode tersebut ditujukan kepada Jokowi yang saat itu juga turut hadir.

"Tiba-tiba Ibu Mega berpidato bahwa 'Saya punya otoritas. Saya harus menentukan calon pemimpin. Saya sudah pikir kalau itu (kader PDIP yang lain -red) enggak deh, kalau itu kurang deh. Saya mau tentukan orangnya kurus kering'. Nah pas itu semuanya tepuk tangan dan berdiri," cerita Ganjar.

Kendati demikian, Ganjar mengatakan, Megawati belum menyinggung siapa yang cocok mendampingi Jokowi sebagai cawapres. "Cawapresnya belum diomongkan," jelas Ganjar singkat.

Presiden Jokowi di Rakernas PDIP di Sanur, Bali. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi di Rakernas PDIP di Sanur, Bali. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

Dalam arahannya, Megawati memberikan mandat kepada Jokowi untuk memenangkan Pilpres 2019 dan menjabat presiden untuk periode kedua. Ini artinya PDIP menambah partai yang mendukung Jokowi. Sebelumnya, sejumlah partai telah terlebih dahulu mendukung Jokowi, seperti Partai Nasdem, Golkar, dan PPP.

Dalam Rakernas III PDIP itu, sejumlah elite partai berkumpul mulai dari Puan Maharani, Hendrawan Supratikno, I Watan Koster, Sukur Nababan hingga Prananda Prabowo. Seluruh pengurus dan kader PDIP juga hadir di antaranya, yakni Tri Rismaharini, Puti Guntur Soekarno hingga Giri Ramanda Kiemas.