Megawati: Bangsa Ini Mulai Kecenderungannya Egosentris
ยทwaktu baca 3 menit

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meresmikan Kapal Rumah Sakit Terapung di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/6). Kapal itu diberi nama Laksamana Malahayati.
Dalam acara peresmian itu, Megawati sempat menyampaikan pidato. Pada awal paparannya, ia menyebut bangsa Indonesia mulai cenderung memiliki sifat egosentris.
"Saya sendiri suka tidak tau kenapa bangsa ini menurut saya mulai kecenderungannya egosentris," kata Megawati.
Padahal Megawati mengingatkan, sifat kekeluargaan selalu digaungkan oleh pendiri bangsa sejak dahulu. Termasuk kebiasaan untuk bergotong-royong.
"Padahal kekeluargaan dan pendiri Bung Karno dan lain-lain selalu mengatakan, kita kan bisa bergotong-royong, tanpa gotong royong itu kelihatannya negara yang spesifik seperti ini itu sangat susah untuk dikelola," tutur dia.
Megawati berterima kasih kepada Menhub Budi Karya Sumadi. Ia melihat Budi Karya mempunya keprihatinan untuk membantu sesama dan tak bersifat egosentris.
Menurutnya, seharusnya bangsa Indonesia bisa lebih memupuk kepedulian dengan sesama.
"Saya biasanya saya membuka diri tanya sana sini. Karena bukan apa, karena buat saya siapa saja dari komponen bangsa ini seharusnya mempunyai keprihatinan dan mau membuka diri untuk membantu sesamanya," kata Megawati.
Alasan Megawati Beri Nama Laksamana Malahayati
Megawati Soekarnoputri mengungkapkan alasannya penamaan Kapal Rumah Sakit Terapung Laksamana Malahayati.
"Kenapa saya kasih nama Malahayati? Karena saya kagum sekali sama Ibu Malahayati itu saya baca sejarahnya. Jadi, dia ini bukan laksamana simbolis, dia laksamana betul, karena ketika bapaknya yang katanya raja, itu juga laksamana, itu gugur digantikan oleh beliau," kata Megawati.
Presiden Kelima RI ini menerangkan, rakyat pengikut sang raja lalu menjadikan Malahayati menjadi laksamana tempur. Laksamana Malahayati bertempur dengan Penjelajah Belanda Cornelis de Houtman
Mengenang kisah perjalanan Malahayati, Megawati merasa takjub sehingga menamainya pada kapal rumah sakit agar bisa menginspirasi kaum perempuan.
"Saya dengar itu bangganya kayak apa, jadi, saya selalu memberi juga membangkitkan semangat kaum perempuan Indonesia," kata Megawati.
Megawati menilai perempuan seharusnya bisa menunjukkan kemajuan seperti yang dilakukannya. Menurutnya, perempuan bisa menjadi presiden, wakil presiden, ketua umum partai politik, seperti dirinya.
"Maksud saya kaum perempuan Indonesia kenapa, kok, lembek gitu, lho. Makanya saya kasih nama ini supaya nanti kalau keliling kalau ditanya apa namanya, Laksamana Malahayati. Siapa dia? Dia adalah perempuan perkasa, maunya saya ngomong begitu, biar di ujung-ujung sana, remote area itu, rupanya perempuan bisa megang kapal," jelas Megawati.
Megawati dalam acara itu, Megawati didampingi Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Sekjen Hasto Kristiyanto, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala LKPP Hendrar Prihadi, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono, pihak Baguna PDIP Ribka Tjiptaning, serta sejumlah anggota DPR RI Deddy Yevri Sitorus, Eriko Sotarduga, dan Charles Honoris.
Kemudian KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Kabaharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran dan Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen dr. Guntoro juga turut hadir.
