Megawati Hadir di UGM: Tanam Pohon Bodhi-Lihat Hilirisasi Biodiversitas BRIN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menamam pohon bondhi di halaman Balairung UGM, Rabu (1/10). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menamam pohon bondhi di halaman Balairung UGM, Rabu (1/10). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hadir di Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (1/10).

Megawati menghadiri acara workshop "Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan HKI untuk Masa Depan Berkelanjutan: Sinergi UGM-BRIN".

Pantauan kumparan, Megawati tiba di UGM pukul 11.00 WIB. Dia datang mengenakan baju garis-garis merah dengan celana berwarna senada. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, tampak mendampingi Mega.

Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menamam pohon bondhi di halaman Balairung UGM, Rabu (1/10). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Begitu tiba, Megawati langsung menanam pohon bodhi bersama Rektor UGM Ova Emilia.

Setelah itu, Megawati lanjut meninjau mini expo hilirisasi biodiversitas hasil penelitian UGM. Salah satu yang dikunjungi adalah produk industri makanan tradisional seperti gudeg kemasan kaleng, hingga belalang goreng.

Megawati juga melihat produk pewarna alami yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.

Ketua Dewan Pengarah BRIN yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menamam pohon bondhi di halaman Balairung UGM, Rabu (1/10). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Pohon bodhi memiliki nama ilmiah ficus religiosa, termasuk dalam family Moraceae. Ia tumbuh alami di Himalayas ke China Selatan (Yunnan), Vietnam, dan Thailand Utara. Tingginya dapat mencapai 20-30 meter. Daunnya berbentuk hati meruncing.

Pohon bodhi punya umur panjang serta akar yang kokoh. Biasanya pohon ini di tanam sebagai peneduh.

Pohon bodhi memiliki nilai ekologis sebagai penyerap karbon, memberikan naungan dan habitat bagi burung serta serangga dan dapat mencegah erosi. Selain juga bisa dimanfaatkan untuk obat tradisional seperti diabetes hingga kolesterol.