Megawati: India Penduduk 1,7 Miliar Pemilu Selesai Seminggu, Tidak Ada Keributan
·waktu baca 2 menit

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membandingkan Pemilu di Indonesia dengan di India. Ia menilai, India dengan jumlah penduduk yang lebih banyak justru dapat menyelesaikan proses Pemilu lebih cepat.
“Saya ngomong ke Dubes India ada keluarga yang mengangkat saya menjadi anak, jadi saya bilang suruh beli alatnya, mengapa India dengan jumlah satu koma berapa sekarang? 7 (miliar), bisa selesai lho hanya dengan paling cepat seminggu dan gak ada keributan, aneh kan?” Kata Megawati di DPP PDIP, Jakarta, Rabu (14/8).
Presiden ke-5 itu menilai proses Pemilu di Indonesia panjang karena adanya tekanan atau intimidasi yang dilakukan kepada pemilih.
Megawati lantas bercerita ada seorang warga yang datang kepadanya, warga itu menyebut bahwa mulanya dirinya ingin memilih pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024. Namun, akhirnya tidak jadi memilih karena takut.
“Dipikir enggak ada yang lapor kepada saya, jangan lupa PDI Perjuangan sampai ranting, ingat lima menit nyoblos, lima tahun kamu rasakan,” tegasnya.
“Makannya sesuaikan dengan hatimu, coba pikir yang bakal jadi-jadi,” imbuhnya.
Selain itu, Megawati menyoroti alat bantu rekapitulasi suara KPU. Menurutnya, bantuan teknologi itu juga tak sepenuhnya memudahkan. Ia menyinggung banyaknya petugas TPS yang meninggal dunia karena kelelahan pada Pilpres 2019.
“Sudah ada teknologi, teknologi untuk memudahkan, tapi kalau dipikir tahun berapa, ada yang meninggal KPPS, loh katanya modern,” tutup dia.
