Megawati Lantik Taruna Merah Putih, PDIP Bidik 56% Pemilih Muda di Pemilu 2029

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, didampingi oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani, melantik Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih (DPP TMP) masa bakti 2025-2030.
Dalam kesempatan itu, Megawati mengatakan TMP harus membangun semangat juang dan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Setelah pelantikan ini, TMP harus langsung bekerja membangun bonding dengan generasi muda. Jadilah ruang terbuka bagi generasi muda Indonesia untuk melakukan pendidikan politik, membangun semangat juang, dan kerja-kerja nyata di tengah rakyat,” kata Megawati, Selasa (11/8).
Ketua Umum DPP TMP yang baru saja dilantik, Diah Pikatan O. P. Haprani, mengatakan kehadiran pengurus baru TMP menjadi momentum strategis di tengah komposisi demografi pemilih Indonesia yang makin didominasi anak muda. Ia menyebut berdasarkan KPU RI per Juli 2026, pemilih muda dari kalangan Milenial dan Gen Z diperkirakan mencapai sekitar 56 persen dari total pemilih pada Pemilu 2029.
“Anak muda sekarang sudah jadi wajahnya Indonesia. Di 2029 nanti, lebih dari separuh pemilih itu anak muda. Karena itu, semangat kerja kita ke depan cuma satu: Politik Menjadi Asik. Kita mau bikin anak muda nyaman kenalan sama politik, sama PDI Perjuangan, tanpa merasa terbebani,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dari pengalamannya sebagai Bendahara Umum DPP TMP periode sebelumnya, terlihat bahwa masih banyak generasi muda memandang dunia politik sebagai sesuatu yang kotor dan menakutkan. Persepsi itu, kata dia,ingin diubah melalui gerakan "Politik Menjadi Asik". Menurutnya, persepsi itu perlu diubah agar makin banyak talenta muda terbaik bangsa berani terjun berkarya di bidang politik.
“Masih banyak anak muda mikir politik itu kotor dan nyeremin. Nah, ini yang mau kita ubah bareng-bareng,” kata Pinka yang juga merupakan anggota DPR-RI Komisi XI Fraksi PDIP periode 2024-2029.
Lebih lanjut, Pinka memaparkan bahwa program-program TMP ke depan akan dijalankan melalui dua tahap yang saling melengkapi: tahap Pintu Masuk dan tahap Pendalaman. Tahap pertama berfungsi sebagai ruang nyaman bagi anak muda untuk pertama kali mengenal politik dan PDI Perjuangan tanpa tekanan, sementara tahap kedua mendorong mereka yang telah nyaman untuk tumbuh menjadi kader berjiwa pelopor sebagaimana diamanatkan Partai.
“Caranya, kita jalan dua tahap. Pertama, Pintu Masuk—bikin ruang yang asik dan nyaman buat anak muda pertama kali mengenal politik. Kedua, Pendalaman—begitu mereka udah nyaman, kita ajak lebih jauh, tumbuh jadi kader yang beneran punya jiwa pelopor. Dua tahap ini yang bakal jadi panduan kita bikin program dan kegiatan TMP lima tahun ke depan,” jelasnya.
Pinka menambahkan, pelantikan TMP yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan menunjukkan kepercayaan PDI Perjuangan kepada kader-kader muda, untuk bergerak turun langsung di tengah-tengah masyarakat.
“Kami di TMP saat mengingat apa yang Bu Mega sampaikan bahwa kader-kader muda harus turun langsung ke tengah rakyat, khususnya di antara generasi muda untuk mendengar aspirasi mereka serta membantu menyelesaikan persoalan mereka,” tuturnya.
