Megawati: Pak Jokowi Kalau Enggak Ada PDIP, Kasihan, deh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1). Foto: Dok. PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1). Foto: Dok. PDIP

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bercerita santai soal Presiden Jokowi. Dari mulai pencapresan pertama hingga kedua.

"Pak Jokowi ... loh iya, padahal Pak Jokowi kalau enggak ada PDIP kasihan, deh. Legal formal, loh. Beliau jadi presiden legal formal diikuti terus sama saya aturan mainnya," kata Mega dalam pidato politik di acara HUT ke-50 PDIP di Hall A JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1).

Mega bicara itu sambil tersenyum. Setelahnya ia juga bercerita soal pendamping Jokowi di periode kedua, Ma'ruf Amin.

"Pak Ma'ruf saya minta, kaget Pak Ma'ruf. Dulu sama-sama di BPIP. Setelah itu ada Pak Mahfud MD," jelasnya.

Kader PDIP mengadiri HUT Ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). Foto: Dok. YouTube PDIP

"Saya bilang gini, Pak Jokowi kalau ini saya izin pendamping [wapres] Bapak, Pak Ma'ruf. Terus Pak Mahfud diambil Menkopolhukam. Kok, aku ora dijupuk (diambil). Tetap aja BPIP. Ya, udah karena saya enggak cari kuasa," kata Mega disambut riuh hadirin.

HUT PDIP ini dihadiri oleh ribuan kader, Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, sejumlah menteri seperti Menkopolhukam Mahfud MD, Menlu Retno Marsudi, dan Kepala BIN Budi Gunawan.