Megawati: Politik Kita Pragmatis, Lupakan Suara Hati demi Ambisi Kekuasaan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menghadiri pengambilan pengucapan sumpah janji jabatan pengurus DPP PDIP. Foto: Dok PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menghadiri pengambilan pengucapan sumpah janji jabatan pengurus DPP PDIP. Foto: Dok PDIP

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tak habis pikir dengan situasi politik saat ini. Saat ini, orang berpolitik tak pakai hati.

"Betul-betul sekarang ini politik kita pragmatis sekali, jadi melupakan budi suara hati hanya demi ambisi kekuasaan. Apakah kita mau menjadi begitu?" kata Megawati saat berpidato di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri melantik struktur Dpp baru yang diperpanjang hingga 2025. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

Presiden ke-5 RI itu mengatakan, situasi politik seperti itu tetap berdampak pada masyarakat. Segala tindakan politik yang hanya menuju pada kekuasaan akan merugikan rakyat.

Hanya anak ranting, hanya menginjak rakyat, apalagi jadi pemimpin," ujar Megawati.

Megawati memang tidak menyebutkan siapa sosok yang dimaksud. Dia ingin kaderisasi di PDIP mulai dari anak ranting juga diperhatikan.

Sebab, pimpinan partai di tingkat anak ranting juga disebut sebagai pemimpin dan dia bertanggung jawab memberikan pendidikan politik yang baik.