Megawati: Saya 2 Kali Haji, Umrah 3 Kali, Dibilang Tidak Islami, Ya Bodo Amat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri menjadi keynote speech dalam gerakan semesta berencana mencegah stunting. Foto: Youtube/BKKBN
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri menjadi keynote speech dalam gerakan semesta berencana mencegah stunting. Foto: Youtube/BKKBN

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengaku tidak ambil pusing dengan berbagai kritik dan tudingan yang dilontarkan sejumlah pihak kepada dirinya.

Megawati mengatakan, hingga saat ini masih banyak pihak yang menilai dirinya tidak islami. Padahal, ia sudah dua kali naik haji.

"Saya orang Islam, nanti dibilang tidak islami," kata Megawati dalam Seminar Nasional Pancasila bertajuk "Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana' di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Kamis (16/2).

"Saya ini orang Islam, naik haji sudah 2 kali, umrah saya sudah 3 kali, ada yang katakan saya tidak islami, ya bodo amat," jelas Megawati.

kumparan post embed

Sebelum menyinggung masalah ini, Megawati sempat heran dengan masyarakat Indonesia yang pasrah jika ada bencana.

"Mbok jangan gini, rakyat kita jadi tidak siap, selalu dibilang ini bencana itu sudah dibilang pemberian gusti Allah," kata Megawati.

Oleh sebab itu, Megawati meminta kepada masyarakat harus berusaha dan berusaha sebaik mungkin selama mereka hidup.

"Maksud saya Tuhan itu mengatakan, Allah SWT, kita itu mesti supaya hidup, hidup," kata Megawati.

"Lah, ini kalau wes panik balk-bluk, saya pikir aduh kayak Turki (gempa), jangan nunggu dong, tolong koordinasi," tutur dia.

Presiden Indonesia kelima Megawati Soekarnoputri, MenpanRB Abdullah Azwar Anas dan Mensos Tri Rismaharini menghadiri Kick Off Meeting Pancasila Dalam Tindakan, di Jakarta, Kamis (16/02). Foto: KemenPANRB

Dalam acara itu, turut hadir menteri Kabinet Indonesia Maju seperti MenPANRB Azwar Anas, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Mensos Tri Rismaharini, Menkes Budi Sadikin, juga ada Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Kemudian turut hadir Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko hingga Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.