Megawati: Saya Dibilang PKI, Kok Sampai Hari ini Tak Ditangkap?

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, hadir di DPP PDI Perjuangan saat luncurkan Tagline Kampanye dan Atribut Milenial, Jakarta, Kamis (20/9/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, hadir di DPP PDI Perjuangan saat luncurkan Tagline Kampanye dan Atribut Milenial, Jakarta, Kamis (20/9/2018). (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turut menyinggung isu PKI yang kerap dilontarkan sejumlah pihak terhadap kader-kader partainya selama ini.

Megawati mengaku bingung, mengapa ia dan partainya sering dituduh memiliki hubungan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), namun di saat yang bersamaan aparat kepolisian tak kunjung bertindak.

"Kok saya dibilang PKI, gitu kan, nah kok sampai hari ini enggak ditangkap ya, ya PKI melulu PKI, PKI, rakyat yang di bawah rakyat yang masih belum terpelajar itu dipikir ngerti. Apa sih PKI, Jokowi PKI," kata Megawati di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Megawati Berdialog dengan Milenial di DPP PDIP, Senin (7/1). (Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Megawati Berdialog dengan Milenial di DPP PDIP, Senin (7/1). (Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan)

Selain itu, Megawati juga heran, Jokowi yang menjadi pemimpin negara dituduh keturunan China dan Aseng. Stigma-stigma itu, kata dia, disebarluaskan oleh masyarakat sendiri melalui media sosial.

"Ini yang saya bilang tadi, itu orang yang kirim-kirim begitu ngerti enggak sih. Apa yang sebenarnya yang akan kejadian," ucapnya.

"Nabi Muhammad kita yang kusayangi itu mengatakan, carilah ilmu sampai ke negeri China, nah aneh, wartawan tulis!" ucap Presiden ke-5 RI itu.

Bukti foto hoaks Jokowi PKI. (Foto: Dok. Bareskrim)
zoom-in-whitePerbesar
Bukti foto hoaks Jokowi PKI. (Foto: Dok. Bareskrim)

Kendati demikian, Megawati tak ambil pusing dengan berbagai tudingan dan fitnah-fitnah itu. Ia mengaku, akan tetap menginstruksikan kader-kadernya untuk berpolitik secara bermartabat.

Megawati mengimbau, kepada lawan politiknya dan pihak-pihak yang menghembuskan isu-isu negatif itu untuk berkompetisi secara sehat di pemilu. Jika bersaing, menanglah secara terhormat.

"Biarin ajalah dibilangin begitu, karena kepingin menang? Menang itu mestinya dengan terhormat dong," pungkasnya.