Megawati Sebut Rakyat Perlu Pertolongan Milih Pemimpin: Mereka Haus Guidance

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Megawati Soekarno Putri saat Penutupan Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta Utara, Minggu (26/5/2024). Foto: Dok. Youtube PDI Perjuangan
zoom-in-whitePerbesar
Megawati Soekarno Putri saat Penutupan Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta Utara, Minggu (26/5/2024). Foto: Dok. Youtube PDI Perjuangan

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyebut bahwa ke depannya, Indonesia dapat menjadi negara yang paripurna. Ia menyebut hal itu sudah menjadi tujuan visioner dari ayahnya, Ir. Sukarno.

Hal tersebut disampaikan Megawati dalam acara penutupan Rakernas V PDIP di Beach City Internasional Stadium, Jakarta Utara, Minggu (26/5).

"Makanya saya untuk khusus PDIP dalam mengenalkan lagu Indonesia Raya 3 Stanza. Karena setelah ulang dengar-dengar itu betul-betul merefleksikan kondisi Indonesia masa lalu, sekarang dan masa depan," kata Megawati.

Dia menjelaskan, tujuan dari dikenalkannya lagu Indonesia Raya 3 Stanza adalah agar tujuan akhir Indonesia menjadi negara paripurna dapat diresapi oleh seluruh kader partai.

Presiden kelima RI itu juga menjelaskan semangat kemerdekaan 17 Agustus 1945. Menurutnya, semangat itu tidak boleh kendor dan mengandung tekad bahwa nasib bangsa ditentukan oleh tangan sendiri.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato pada Rakernas V hari ke-3 di Ancol, Jakarta, Sabtu (26/5/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Bukan di tangan penjajah, bukan di tangan penguasa, bukan di tangan mereka yang sangat pragmatis. Tidak. Kita rakyat Indonesia itu adalah warga negara yang merdeka. Tapi terukur. Tapi bukan merdekanya itu menjadi liberal kapitalisme, ndak, gotong royong kita," ujar dia.

Sehingga, Megawati meminta kepada para kader untuk mengajarkan rakyat Indonesia memilih pemimpin yang baik.

"[Rakyat] Mereka haus akan sebuah guidance. Diajari benernya kalau milih pemimpin itu piye toh. Dulu saya begitu loh ngarai nek kepingin jadi pemimpin iku piye carane," terangnya.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa pemimpin harus merasa bagian anak bangsa.

"Jadi, aduh.. Jangan deh tidak percaya diri. Bermental pengikut, dan mudah silau oleh kemajuan bangsa lain," tandas dia.