Megawati Sering Cerita, Waktu Kecil Panggil Polisi Pengawalnya 'Kakak'

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pada acara Bulan Bung Karno di GBK Sabtu (24/6). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pada acara Bulan Bung Karno di GBK Sabtu (24/6). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri bersama seluruh keluarga besar mengucapkan HUT ke-77 Bhayangkara Polri, Sabtu (1/7). Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyebut peringatan ini adalah momentum untuk menyampaikan terima kasih pada seluruh personel Polri yang bertugas hingga pelosok negeri.

"Atas dedikasi menjalankan tugas serta pengabdian kepada negara lewat tugasnya sehari-hari dalam melayani masyarakat," kata Hasto dalam siaran pers yang ia kirim, Sabtu (1/7).

Hasto lalu mengungkapkan, ia sering mendengar cerita dari Megawati yang sejak kecil sudah dekat dengan personel Polri. Bahkan, Megawati memanggil personel yang bertugas mengawal dirinya sebagai kakak.

"Saya sering mendapat cerita dari Bu Mega, bahwa sejak kecil, beliau didampingi oleh Detasemen Kawal Pribadi (DKP) yang personelnya berasal dari kalangan Polri," ucap Hasto.

"Oleh Proklamator dan Presiden Pertama RI Bung Karno, Bu Mega selalu diajarkan untuk menghormati seluruh personel pengawal presiden dengan sebutan 'kakak'. Masing-masing memiliki kecakapan khusus dalam olah bela diri, semangat berkorban, serta kemampuan sandi," lanjutnya.

Ia mengatakan Megawati dan PDIP juga mendukung Polri di dalam membangun tertib hukum, budaya hukum, dan mengedepankan upaya penegakan hukum. Khususnya di bidang-bidang tertentu yang wajib mendapatkan perhatian lebih seperti memastikan Indonesia bebas dari narkoba hingga kejahatan.

"Seperti memastikan Indonesia bebas narkoba, pemberantasan korupsi, memberantas kejahatan kerah putih (white collar crime), memberantas digital crime. Selain itu, kami mendukung Kepolisian RI agar lebih teguh dalam menegakkan keadilan hukum khususnya di dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat kecil yang menuntut keadilan," kata dia.

Selain itu, kata dia, PDIP juga memberikan apresiasi atas upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya dengan berbagai program quick win yakni meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui media sosial, optimalisasi pelayanan publik; pengembangan SDM unggul, perbaikan interaksi polisi dan masyarakat di jalan atau area publik; optimalisasi pemolisian masyarakat; meningkatkan sinergitas TNI-Polri; menerapan budaya integritas dan antikorupsi; respons problem akut hingga digitalisasi Penegakan hukum lalu lintas.

"Pelaksanaan program ini menjadi sangat penting demi meningkatkan kepercayaan atau trust rakyat terhadap lembaga kenegaraan seperti Polri. Apalagi persatuan bangsa dan negara sangat tergantung pada trust rakyat terhadap institusi negara itu sendiri," kata dia.

"Semoga berbagai program quick win ini ketika dijalankan di lapangan, menjadi ingatan-ingatan baik yang tersimpan di memori dan sanubari rakyat Indonesia di seluruh pelosok negeri," tutup Hasto.